Workshop Nasional Salimah 2012

by

 

salimah 2012

Nurul Hidayati Ketua Umum PP Salimah 2010-2015

Assalamu’alaikum wr wb. Rasa syukur patut dirasakan oleh seluruh jajaran pengurus ormas Persaudaraan Muslimah atas semakin matangnya rencana pelaksanaan pertemuan nasional tahunan yang akan dihadiri seluruh pengurus PW Salimah dari 30 provinsi dan calon pengurus dari 3 provinsi . Pertemuan tahunan nasional kali ini disepakati untuk memakai bentuk worshop nasional. Meskipun tetap memiliki muatan koordinasi nasional dimana seluruh utusan PW melaporkan evaluasi kerja-kerja organisasi serta implementasi program satu tahun yang telah dilakukan di provinsi masing-masing. Pengambilan istilah workshop nasional disebabkan muatan pertemuan nasional kali ini lebih besar pada porsi pembahasan berbagai program salimah secara mendalam dan menyerap berbagai ide, gagasan, aspirasi, pengalaman, kisah sukses serta evaluasi dari implementasi program-program Salimah untuk kemudian dirumuskan bersama oleh para peserta workshop untuk peningkatan kualitas konsep dan pelaksanaannya.

Dalam waktu tiga hari peserta akan melakukan workshop secara pararel di tiga kelas yang berbeda. Kelas pertama, akan membahas unit kegiatan Salimah terkecil di tengah masyarakat yaitu Sekolah Ibu Salimah Terpadu (SISTER) . Kelas kedua akan membahas Pemberdayaan Ekonomi Perempuan untuk keluarga yang berkualitas. Kelas ketiga akan membahas Peningkatan Kehumasan Salimah.

Tidak kalah pentingnya, workshop nasional kali ini menghadirkan jajaran Kementrian Pertanian guna mensosialisasikan konsep Kawasan Rumah Pangan lestari (KRPL) dan Penganekaragaman dan Keamanan Pangan . Kedua konsep tersebut merupakan konten yang sangat berarti dalam meningkatkan kualitas aktivitas SISTER di tengah masyarakat. Untuk menguatkan pesan agar KRPL dan diversifikasi pangan dapat tersosialisasi dengan baik oleh seluruh jajaran pengurus Salimah di seluruh Indonesia, Menteri Pertanian Bapak Ir Suswono berkenan hadir untuk membuka workshop pada tanggal 9 Maret 2012.

Konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) merupakan sebuah upaya bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan yang potensial untuk menghasilkan sumber pangan yang dibutuhkan. Bertanam beragam sayuran dan buah serta beternak beberapa jenis ikan masih mungkin dilakukan oleh sebagian besar keluarga di Indondesia. Karena masyarakat Indonesia diuntungkan oleh kondisi iklim yang bersahabat untuk bisa menanam sayur dan buah sepanjang tahun. Menurut Balitbang Kementan, jumlah lahan pekarangan di Indonesia ada sekitar 1,4juta hektar, potensial untuk dimanfaatkan . Program ini merupakan salah satu bentuk dari pelaksanaan kesepakatan kerjasama antar PP Salimah dan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementrian Pertanian yang ditanda tangani pada tanggal 10 Oktober 2011. Dengan program ini diharapkan keluarga Indonesia memiliki solusi nyata untuk menghadapi krisis pangan, krisis ekonomi maupun krisis lingkungan.

Penganeka ragaman pangan dan Keamanan pangan sangat dibutuhkan untuk dapat disosialisasikan kepada masyarakat luas. Mengingat masyarakat Indonesia adalah pengkonsumsi beras yang tinggi dan telah melampaui batas kebutuhan, di sisi yang lain dari sisi ketersediaan beras itu sendiri pemerintah harus mengimpor sebagiannya. Padahal , potensi pangan yang dimiliki bumi Indonesia kaya dengan sumber-sumber karbohidrat selain beras seperti ubi, singkong, jagung, sorgum, sagu, dll.

Kendala terbesar mensinkronkan dua hal ini adalah pada pola konsumsi yang telah menjadi kebiasaan masyarakat. Perubahan kebiasaan sangat mungkin dilakukan melalui sosialisasi intensif kepada masyarakat menuju pola konsumsi pangan yang lebih beragam dan menyehatkan. Disamping penganekaragaman pangan juga dibutuhkan upaya sosialisasi menyadarkan masyarakat tentang keamanan pangan. Masyarakat harus memahami bahaya zat2 yang dipakai dalam pengelolaan pertanian seperti pestisida dan zat2 kimia lainnya serta pemakaian zat-zat berbahaya dalam pangan seperti formalin, borax, dll. Program ini terwujud berkat kerjasama PP Salimah dengan Badan Ketahanan Pangan (BKP) kementrian Pertanian. Diharapkan dengan berjalannya program ini, Salimah dapat berkontribusi dalam turut serta memasyarakatkan pola konsumsi pangan beragam, bergizi seimbang dan aman yang secara langsung akan sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas perempuan, keluarga dan anak Indonesia.

Dalam upaya menempurnakan konsep dan pelaksanaan unit kegiatan Salimah terkecil di masyarakat, pembahasan tentang SISTER menjadi sebuah kebutuhan. Diharapkan peningkatan kualitas pelaksanaan SISTER dari kurikulum, juklak, juknis serta peningkatan kualitas para motivator sebagai ujung tombak kiprah SISTER di tengah masyarakat. SISTER yang merupakan sekolah terbuka bagi para perempuan Indonesia di akar rumput diharapkan dapat menjadi komponen yang berperan dalam mengembangkan masyarakat (community development) . Dengan program ini diharapkan seluruh motivator Salimah dapat lebih mengenal secara dekat perempuan-perempuan di sekitarnya, memahami lebih dalam permasalahan mereka dan dapat berperan untuk melakukan pendampingan serta pembinaan melalui berbagai program di kelas-kelas terbuka yang diadakan secara rutin di tempat-tempat yang memungkinkan.

Pemberdayaan Ekonomi Perempuan merupakan satu kegiatan yang sangat diharapkan dapat menjadi solusi bagi permasalahan besar bangsa ini dalam menghadapi krisis ekonomi dengan masih tingginya angka pengangguran dan kemiskinan. Dengan berdayanya perempuan Indonesia diharapkan secara langsung akan meningkatkan kualitas ekonomi keluarga Indonesia. Untuk merealisasikan hal tersebut, Salimah telah melakukan program pembinaan kewirausahaan dengan mendirikan komunitas entreprener Salimah , pendirian KOSSUMA dan pendirian KJKS Nasional Salimah, ketiga hal inilah yang menjadi fokus pembahasan pada kelas pemberdayaan ekonomi perempuan .

Pembinaan ketrampilan berwirausaha melalui pelatihan dan pendampingan serta pembentukan jaringan pengusaha muslimah. Diharapkan dengan program ini lahirlah motivasi bagi para perempuan untuk berwirausaha disertai keteguhan mental untuk terus mengembangkan usaha mereka. Dalam upaya menyempurnakan pendampingan program pemberdayaan ekonomi perempuan, salimah mendirikan koperasi syariah serba usaha Salimah (KOSSUMA) untuk pendampingan usaha-usaha ekonomi perempuan dalam pemasaran produk. Setelah berhasil mendirikan lebih dari 50 Kossuma primer di tingkat kota/kabupaten, kali ini disosialisasikan konsep pendirian Kossuma sekunder dan induk ditingkat provinsi dan pusat. Adapun pendukung utama kesuksesan pemberdayaan ekonomi perempuan adalah pada akses permodalan yang akan terfasilitasi dengan baik melalui pendirian Koperasi Jasa Keuangan Syariah Nasional Salimah (KJKS Nasional Salimah) .

Pada akhirnya, dibutuhkan keterampilan untuk mendokumentasikan berbagai kegiatan yang telah dan sedang serta akan dilakukan oleh seluruh pengurus Salimah di lebih 1000 titik kegiatan di seluruh Indonesia . Secara khusus akan diadakan kelas peningkatan kualitas kehumasan untuk para pengurus yang meliputi teori dan praktik pendokumentasian kegiatan dalam bentuk tulisan, gambar maupun film, pemanfaatan jaringan sosial media dan peningkatan kualitas website Salimah. Dengan mengkomunikasikan berbagai kegiatan Salimah kepada masyarakat melalui berbagai media, diharapkan berbagai informasi, ide, pengetahuan serta kegiatan Salimah yang bermanfaat dapat diketahui dan pada akhirnya diharapkan dapat menjadi inspirasi kebaikan yang menggugah partisipasi aktif masyarakat .

Roda aktivitas dakwah Salimah terus berputar mencari berbagai bentuk terobosan untuk mendekatkan aktivitas Salimah di tengah masyarakat. Insya Alloh pada sessi akhir workshop akan diresmikan outlet berjalan “Salimah Mobile Store” , atas kerjasama PP Salimah dengan Salimah Fashion berupa mobil Pemberdayaan Ekonomi Perempuan yang akan menjual berbagai produk yang dihasilkan mitra serta anggota Salimah seperti makanan kering, produk herba, busana dan berbagai keperluan muslimah. Outlet berjalan ini disamping dimanfaatkan sebagai sarana penopang pemberdayaan ekonomi juga merupakan sarana edukasi masyarakat melalui penyebaran berbagai brosur yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas perempuan, keluarga dan anak Indonesia. Diharapkan outlet berjalan ini dapat hadir di berbagai tempat keramaian sehingga dapat mensosialisasikan program-program Salimah secara efektif.

Akhirnya, atas izin Alloh semoga pelaksanaan Workshop Nasional 2012 kali ini dapat memberikan bekalan dan rekomendasi yang dibutuhkan para pengurus Salimah di seluruh Indonesia dalam berkiprah di tengah komunitas perempuan. Sekaligus dapat memberikan masukan berarti bagi pimpinan pusat dalam memonitor dan mengevaluasi program yang telah terimplementasi di lapangan untuk perbaikan kualitas program di masa yang akan datang. Diharapkan pelaksanaan kegiatan ini dapat menghadirkan suasana yang penuh persaudaraan dan dapat saling menginspirasi. Semoga Alloh membalas seluruh kontribusi dan pengorbanan seluruh penyelenggara, peserta dan pihak-pihak yang memberikan dukungan bagi terlaksananya kegiatan yang dinantikan ini. Amin.

( Nurul Hidayati, S.S , M.BA , ketua umum PP Salimah )

Leave a Reply