KPSPL, Upaya Perempuan Menuju Sehat, Dengan Self Healing dan Herba

by

Masih ingatkah anda, saat kecil jika  demam orangtua kita akan memborehi parutan bawang merah dan asam jawa disekujur tubuh dan mengompres kening  dengan air hangat ? Berbeda dengan usaha para orangtua dahulu menyembuhkan gejala penyakit, saat ini di jaman yang serba cepat kita terbiasa bersegera minum obat jika sakit , baik obat warung yang dijual bebas maupun obat dari dokter. Memang khasiatnya manjur, dengan minum obat penurun panas misal paracetamol, demam akan segera turun. Namun tanpa disadari obat-obat yang sering diminum dapat memperberat kerja ginjal yang berdampak pada kerusakan ginjal.

Namun, kini semakin banyak masyarakat yang menyadari kekeliruan dan lebih bijaksana dalam penggunaan obat-obatan kimia dan melirik kembali upaya menyembuhkan gejala penyakit dengan terapi herba. Sebagaimana yang dilakukan para perempuan yang tergabung dalam Komunitas Perempuan Sehat Peduli Lingkungan (KPSPL) Salimah. Upaya menjadikan perempuan dan keluarga Indonesia sehat wal afiayah menjadi salah satu program kerja Salimah. Untuk keempat kalinya KPSPL Salimah menyelenggarakan kegiatan yaitu Talk show bertema ” Self Healing dan Sehat dengan Herbal” pada Kamis, 24 Oktober 2013. di Aula Kalibata Jakarta Selatan. Lebih dari 300 perempuan hadir mengikuti jalannya acara demi acara.

Serangkaian acara mengisi acara komunitas Salimah kali ini :
-Motivasi hidup sehat dari ketua umum Salimah Hj.Nurul Hidayati
-Talkshow “Self Healing” oleh dr.Aisyah Dahlan dan “Sehat dengan Herba” oleh drs.Alamsyah Agus.
-Demo pemanfaatan herba untuk kesehatan keluarga oleh pengurus PP Salimah:
membuat minuman cincau dari daun cincau
membuat minuman teh herba dari bunga kemboja kuning
tips mudah memanam jamur tiram
– Aneka bazar makanan sehat
– Pemerikasaan kesehatan gula darah, asam urat dan kolestero oleh dr.Ainun dan kawan-kawan
– Akupresure oleh Tim Sahabat Rekan Sebaya
– Hypnoterapi oleh Eliyati Bahri
– Deteksi dini penyakit degeneratif menggunakan wave diagnotics
– Sajian makan siang “Bakso Ikan Kuah” produk Salimah Food dan Dapur Salimah, sponsor acara komunitas Salimah.
– Penyerahan Wakaf Al Qur’an dari Yayasan Sahman Noor kepada tokoh perempuan.

yankes
Pemerikasaan kesehatan gula darah, asam urat dan kolestero oleh dr.Ainun dan kawan-kawan

Acara dibuka oleh ketua umum PP Salimah Nurul Hidayati SS, MBA. yang menjelaskan tujuan dibentuknya KPSPL, “Salimah membuat komunitas Perempuan Sehat Peduli Lingkungan (KPSPL) Salimah karena kita semua diperintahkan Allah swt untuk mempersiapkan berbagai kekuatan, dan orang yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah dari pada muslim yang lemah. Karena memilik fisik yang kuat menjadi syarat untuk bisa beribadah dengan optimal”,jelas ibu Nurul.

Dapur-Salimah
Sajian makan siang “Bakso Ikan Kuah” produk Salimah Food dan Dapur Salimah,  salah satu sponsor acara komunitas Salimah.

Beliau berharap agar kita mampu memutus belenggu paradigma tentang sakit yang harus diobati dengan obat-obat kimia, karena tidak semua gejala penyakit harus dihantam dengan obat-obatan kimia. Berkomunikasi dengan tubuh, karena seringkali terjadi salahfaham dengan apa yang dikatakan oleh tubuh kita. Dengarkanlah apa kata tubuh, gejala penyakit adalah sinyal negatif tubuh.Bila tubuh kita terserang demam sebenarnya tubuh sedang berkomunikasi dengan pemiliknya bahwa ada yang tidak beres dengan tubuh tersebut.

dr.aisyah-dahlanNara sumber pertama dr.Aisyah Dahlan, konselor dan trainer spesialis penyembuhan korban narkoba , menyajikan paparan tentang “Self Healing” upaya menyembuhkan diri sendiri dengan mengenal badan sendiri, memahahi sinyal-sinyal yang diberikan tubuh dan berkomunikasi dengan tubuh sendiri. Pencegahan penyakit merupakan dokter yang terbaik dan termurah dan pencegahan hanya bisa dilakukan oelh kita sipemilik tubuh, bukan oleh dokter dan obat.

“Kenali sinyal-sinyal pada tubuh, bila anda pusing bisa jadi karena tekanan darah naik/turun, kurang tidur, atau gula darah turun. Bila kurang tidur beristirahatlah, bila tekanan darah tinggi cobalah beristirahat, kurangi konsumsi garam dan rutin makan ketimun, bila gula darah turun segera beri minum madu atau teh manis. Allah telah memberi tubuh kita mekanisme untuk menghadapi penyakit sehingga tidak semua gelaja penyakit harus diobatin,” papar dr. Aisyah tentang sinyal tubuh.

Selanjutnya dr Aisyah memberikan beberapa tips mengobati sendiri gejala penyakit seperti sembelit, diare, pusing, pilek dll dengan tindakan mudah yang bisa dilakukan sendiri di rumah, bila selama 3 hari usaha “self healing” gejala penyakit tak berkurang dan semakin jelas penyakitnya barulah ke dokter.

alamsyahHerbalis Drs. Alamsyah Agus menjadi nara sumber kedua menjabarkan tentang “Sehat dengan Herbal”. Apakah herbal itu ? Istilah herbal memiliki makna yang lebih luas, yaitu segala jenis tumbuhan dan seluruh bagian-bagiannya yang yang mengandung satu atau lebih bahan aktif yang dapat dipakai sebagai obat (therapeutic).

“Prinsip penggunaan herbal adalah Herbal terbaik adalah herba yang berada dekat dengan lingkungan tempat tinggal, namun tidak semua herbal cocok dengan tubuh kita dan yang terpenting adalah bagaimana menemukan herba yang cocok dengan tubuh kita,” papar Alamsyah Agus.

Setelah menemukan herba yang cocok dilanjutkan dengan cara pengolahan yang benar, contoh nenek kita dahulu mengkonsumsi herba berupa jamu yang di godog/rebus lalu di minum, awalnya akan efektif khasiatnya namun jika setiap hari dilakukan bisa terjadi penolakan dari tubuh kita karena tidak semua herba/jamu godog dibutuhkan oleh tubuh.

“Ada rumusan dalam meminum herba yaitu jangan terlalu lama mengkonsumsi herba karena akan memberi efek khasiat yang menurun, minum selama 10 hari lalu istirahat minum selam 3 hari “, jelas Alamsyah.

Acara komunitas Perempuan Sehat Peduli Lingkungan Salimah adalah gerakan gaya hidup sehat yang akan diteruskan ke berbagai daerah, jadi bukan sekedar acara lepasan. Semoga kita semua bisa mencontoh Rasulullah SAW yang tetap sehat produktif sampai menjelang wafatnya.

(Iin Muchtadi)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply