Mengokohkan Peran dan Posisi Salimah dalam Peta Pergerakan Perempuan Indonesia

by

Rapat Kerja Nasional (RAKORNAS) Salimah kembali digelar pada tanggal 23-25 Mei 2014 di PP PON Cibubur Jakarta. Perhelatan satu tahun sekali , dimana perwakilan pengurus PW Persaudaraan Muslimah dari 32 provinsi Indonesia hadir untuk menyamakan visi dan misi, mengevaluasi, berembug mematangkan program kerja yang akan direalisasikan pada tahun 2014.Tema Rakornas tahun ini adalah ” Mengokohkan Peran dan Posisi Salimah dalam Peta Pergerakan Perempuan Indonesia“. 

Pembukaan Rakornas dibuka oleh Dr. Sabriati aziz MPD, ketua Presedium BMOIWI dan keynote speech oleh Dr.Sita Resmi Soekanto, penggiat sosial serta pemberian santunan kepada 1000 anak yatim dari Kemensos .

Dalam pidato pembukaan Rakornas 2014 , Ketua umum PP Salimah, Nurul Hidayati menuturkan strategi pengokohkan peran dan posisi Salimah agar eksistensi dakwah Salimah semakin dapat dirasakan masyarakat. “Pengokohan tersebut dapat dilakukan dengan berbagai upaya diantaranya :
1. Penguatan hubungan dengan berbagai institusi dan tokoh yang memiliki kepedulian yang sama dengan Salimah.
2. Secara aktif merespons berbagai isu terkait perempuan, keluarga dan anak melalui media cetak, elektronik dan media sosial.
3. Mewujudkan Salimah Center yang dapat mewadahi berbagai aktivitas Salimah. Dengan pencapaian ketiga hal di atas, dapat diharapkan kehadiran Salimah lebih dirasakan oleh masyarakat, ” ujar ibu Nurul.

Semoga pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional 2014 kali ini dapat memberikan bekalan dan rekomendasi yang dibutuhkan para pengurus Salimah di seluruh Indonesia dalam berkiprah di tengah komunitas perempuan. Sekaligus dapat memberikan masukan berarti bagi pimpinan pusat dalam memonitor dan mengevaluasi program yang telah terimplementasi di lapangan untuk perbaikan kualitas program di masa yang akan datang.

Humas Salimah Humas Salimah

Gravatar Image
Humas Salimah, menyampaikan berita aktivitas muslimah dari seluruh Indonesia serta informasi edukasi perempuan, karena Salimah peduli meningkatkan kualitas perempuan, anak dan keluarga Indonesia.

Leave a Reply