Muktamar IV Salimah 2015

by
Penganugerahan "Ibu Inspirasi" dari Salimah
muktamar-6
Foto bersama Ketua PW Salimah se Indonesia

Muktamar IV Salimah yang terselenggara di Hotel Bumi Wiyata Depok sejak tanggal 6 hingga 8 Maret, secara resmi dibuka oleh Ibu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Prof.Dr.Yohana Suzana Yambize.

Adapun tokoh-tokoh yang menghadiri acara pembukaan tersebut adalah Ibu Netty Prasetyani ketua tim Penggerak PKK Jawa Barat, Ibu Faoniyah ketua tim Penggerak PKK Maluku Utara, Bapak Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail, Ketua umum KOWANI Ibu Giwo, Presidium BMOIWI, BNN, direktur IWWASH Ibu Erna Sinaga, dan para mitra organisasi lainnya.

Orkestra SRS (Sahabat Rekan Sebaya) binaan dr.Aisyah Dahlan, dimana anggotanya  merupakan para mantan pecandu, turut memeriahkan acara pembukaan. Lantunan medley lagu–lagu dearah dari Aceh hingga Papua ini membuat Ibu Menteri turut berdendang, berdiri sambil bertepuk tangan.

Setelah prosesi pembukaan resmi dibuka oleh Ibu Menteri, dilanjutkan dengan penganugerahan tanda penghormatan kepada para Ibu yang telah memberi inspirasi bagi perempuan Indonesia, dari sisi pendidikan, sesuai kepedulian Salimah terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan kaum perempuan, keluarga dan anak Indonesia.

Penganugerahan "Ibu Inspirasi" dari Salimah
Penganugerahan “Ibu Inspirasi” dari Salimah

Dalam sambutan Ketua Umum Salimah Ibu Nurul Hidayati menyampaikan, sebagai ormas yang terus berkembang, Salimah memasuki fase pertumbuhan dari tahun ke tahun. Visi menjadi ormas muslimah yang dinamis dalam meningkatkan kualitas perempuan, keluarga dan anak Indonesisa menjadi motivasi bagi seluruh pengurus untuk menghadirkan Salimah yang selalu bergerak secara positif. Untuk menjalankan misi tersebut, yaitu memperluas dan mengokohkan struktur di seluruh Indonesia, meningkatkan kapasitas dan jumlah pengurus serta anggota, meningkatkan kemitraan dengan berbagai komponen bangsa, meningkatkan kualitas program yang bermanfaat serta menguatkan posisinya dalam peta pergerakan perempuan Indonesia.

Saat ini Pimpinan Wilayah Salimah telah berada di 33 provinsi, Pimpinan Daerah di 385 Kota dan Kabupaten, serta Pimpinan Cabang di 1.183 kecamatan di seluruh Indonesia. Adapun Perwakilan Salimah Luar Negeri telah berdiri di Taiwan dan Hongkong. Menghadirkan program-program kebaikan yang memiliki daya magnet bagi perempuan Indonesia adalah obsesi bagi Salimah. Karakter kelompok perempuan yang dibina lebih luas lagi dengan kegiatan berbasis komunitas, diantaranya Komunitas Perempuan Sehat Peduli Kesehatan dan Lingkungan, Komunitas Orang tua Bijaksana, dan Komunitas Enterpreneur Perempuan. Serta kelas terbuka untuk jumlah yang lebih sedikit, homogen dan berjalan rutin, ada SISTER (Sekolah Ibu Salimah terpadu). Dengan menghadirkan berbagai program, Salimah berharap dapat menjadi sahabat perempuan Indonesia yang kontributif dan solutif.

Muktamar sebagai bagian dari proses evaluasi, regenerasi dan reorientasi yang berlangsung setiap 5 tahun sekali. Sebagai ormas perempuan yang menganggap penting evaluasi dan reorientasi, didalamnya terdapat rangkaian acara persidangan yang didahului oleh pertanggungjawaban pengurus, masa bakti 2010-2015, pembahasan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi juga menetapkan Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO).

Sebagai bagian dari upaya regenerasi, persidangan dilanjutkan dengan pemilihan Ketua Umum Persaudaraan Muslimah (Salimah), periode 2015-2020. Muktamar IV Salimah yang diikuti oleh 150 peserta yang terdiri dari Pimpinan Pusat dan Pimpinan Wilayah serta peninjau dari Pimpinan Daerah. Rangkaian akhir persidangan ini telah menetapkan Dra. Siti Faizah sebagai Ketua Umum Persaudaraan Muslimah (Salimah), periode 2015-2020, yang sebelumnya pernah menjadi Sekretaris Umum di periode 2005-2010. Dalam pidato pasca pemilihan, Ibu dari lima orang anak ini mengungkapkan “Menjadi pemimpin merupakan amanah Allah SWT, kesempatan yang baik untuk lebih produktif dalam beramal sholih, berpartisipasi aktif dalam ikut membangun bangsa dan Negara melalui upaya peningkatan kualitas hidup perempuan, keluarga dan anak Indonesia.”

Untuk memeriahkan acara ini, 45 peserta bazaar telah mengisi stand dibawah bentangan tenda ungu. Selain itu, disalah satu sudut nampak mobil ATI (Alih Tekhnologi dan Informatika), mobil pemberian dari Kementrian Kelautan dan Perikanan. Di dalamnya disajikan aneka makanan olahan dari ikan persembahan dari Salimah Food. Ada siomay, ada pula bakso dan bakwan malang.

Rangkaian acara Muktamar ini ditutup dengan pemotongan tumpeng milad ke 15 Salimah oleh Ibu Giri dari KOWANI yang sekaligus menutup rangkaian acara Muktamar IV Salimah. Tumpeng ini cukup unik, terbuat dari aneka olahan  singkong karya salah satu kelompok Sekolah Ibu Salimah Terpadu (SISTER) Salimah.

Comments are closed.