Menu Click to open Menus
Home » Berita » Ekonomi Berjamaah Berjejaring, Bertumbuh, dan Berbagi

Ekonomi Berjamaah Berjejaring, Bertumbuh, dan Berbagi

(316 Views) January 3, 2016 6:50 am | Published by | No comment

Valentino-Dinsi-menyampaikan-materi-Dalam seminar dan sarasehan Salimah yang diadakan di Hotel Sofyan, Sabtu (5/12), Valentino Dinsi hadir sebagai salah satu pembicara.

Seminar bisnis ini merupakan salah satu kontribusi Salimah untuk mempersiapkan kaum wanita agar turut aktif  membangun ekonomi keluarga di tengah-tengah tantangan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Ada beberapa poin penting yang disampaikan oleh Valentino Dinsi dalam seminar tersebut:

1. Saat ini umat Islam Indonesia hanya menjadi konsumen

Indonesia memiliki cadangan emas yang besar, yaitu tambang emas di Papua yang saat ini dikelola oleh Freeport.

Cadangan emas tersebut jika dikelola sendiri oleh Indonesia cukup untuk menutupi hutang negara.

Industri energi, tambang, emas, dan minyak merupakan salah satu bidang yang penting dikuasai.

Tidak hanya industri energi, industri pangan dan air juga perlu dikembangkan. Saat ini industri pangan Indonesia banyak yang dikuasai kartel asing.

2. Bergerak di bidang ekonomi merupakan fardhu kifayah

Menjadi pengusaha bukan sekadar mencari uang. Ada nilai ibadah di dalamnya.

Rasulullah SAW seorang pedagang sukses. Para sahabat beliau juga banyak yang menjadi pedagang kaya seperti Abdurrahman bin Auf dan Utsman bin Affan. Kekayaan bisa membuat kita lebih ringan berdakwah.

Bisnis bukan soal untung rugi, namun surga neraka. Bisnis harus bisa memasukkan kita ke surga. Jika bisnis membawa kita ke neraka untuk apa?

3. Bergerak di sektor riil

Saat ini orang-orang kaya bermain di sektor riil. Mereka tidak bermain money game  Menurutnya bisnis yang sederhana jika dikelola dengan baik akan menghasilkan.

Contoh nyata kisah Habibie. Seorang pemuda yang sebagian besar tubuhnya lumpuh, kecuali satu jari.

Karena kegigihannya berjualan online, Habibie berhasil meraup penghasilan 5.600 US dolar perbulan.

Dia menjual keripik sukun yang dikemas dengan menarik.

4. Trading dan Investment

Rasulullah SAW sebelum menjadi rasul aktif berdagang. Setelah diangkat menjadi rasul beliau fokus berdakwah. Dari mana beliau mendapat uang? Ternyata hartanya diinvestasikan.

Ada dua cara bisnis yang diajarkan Islam, yaitu berdagang dan investasi.

5. Tiga kunci kesuksesan pebisnis pemula

Menurutnya pebisnis pemula perlu memiliki tiga kunci ini agar sukses mengelola bisnis.

a. Mendalami ilmu yang spesifik dan fokus. Kita bisa memilihnya sesuai minat.

b. Mengikuti komunitas.
Bergabung dengan komunitas pengusaha akan sangat membantu, ada tempat sharing dan memperluas jaringan usaha.

c. Mencari mentor.
Cara cepat belajar bisnis melalui orang yang sudah lebih dulu terjun ke dunia usaha.

Valentino Dinsi menekankan pentingnya aksi.

“Bisnis yang bagus itu yang dilakukan, bukan ditanyakan terus.”

Related Post

This post was written by Humas Salimah
About

Humas Salimah, menyampaikan berita aktivitas muslimah dari seluruh Indonesia serta informasi edukasi perempuan, karena Salimah peduli meningkatkan kualitas perempuan, anak dan keluarga Indonesia.

Comment Closed: Ekonomi Berjamaah Berjejaring, Bertumbuh, dan Berbagi

Sorry, comment are closed for this post.