Salimah NTT Goes to Campus

by

 

Pimpinan Wilayah Persaudaraan Muslimah Propinsi Nusa Tenggara Timur(PW Salimah NTT) merangkul Mahasiswi Baru se-kota Kupang dalam acara ‘Salimah Goes to Campus’, Ahad 19/11/17.

Setelah sebelumnya pernah merangkul pelajar muslim di tingkat SMU se-kota Kupang dalam acara bertajuk “Melejit di Usia Muda”.

“Ide kegiatan ini awalnya dilatarbelakangi oleh antusiasme mahasiswi ketika ditawari kegiatan ‘Ngaji Bareng Akhwat’, mereka semangat mengikuti kegiatan rutin tiap hari Jum‘at itu, sekalipun mereka sementara Masa Bimbingan (Mabim),” papar Gusnawati, Ketua Humas Media dan Pengembangan Daerah PW Salimah NTT.

“Sayang sekali sekiranya adik-adik ini tidak didampingi, apalagi mengingat mereka baru mandiri, keluar dari rumah dan kebanyakan tinggal sendiri di kost-kost-an. Salah pergaulan akan mempengaruhi lama study mereka, ” tambahnya.

“Oleh karena itu Salimah sebagai ormas yang peduli perempuan, anak dan keluarga Indonesia, merasa terpanggil untuk merangkul mereka,”lanjutnya.

Salimah Goes to Campus sebenarnya diawali pada 6 Oktober 2017, sudah memasuki pekan ketujuh dalam wujud “Ngaji Bareng Akhwat”, dan kegiatan kedua ini adalah Outbond bersama Salimah. Sebanyak 41 peserta, berasal dari Universitas Nusa Cendan(Undana), STIKES Cita Husada Mandiri Kupang, STIT, UMK, Politeknik Negeri Kupang, Politani Kupang, dan Poltekkes Kupang, ikut memeriahkan kegiatan ini.

Fauzia Rahmiati dalam sambutannya sebagai ketua panitia mengatakan bahwa kegiatan ini dimaksudkan agar adik-adik mahasiswa juga mengenal dunia di luar kampus, “Kami ajak adik-adik kemari agar adik-adik mengenal dunia di luar kampus, adik-adik tidak hanya mengenal kampus-kamar dan kompor, tapi mengenal lingkungan, ada masyarakat yang juga butuh sentuhan adik-adik, ” kata Zy, begitu Sekertaris Salimah NTT ini kerap disapa.

“Ingat, untuk bekerja butuh ilmu, untuk menjadi seorang istri juga butuh ilmu, apalagi untuk menjadi seorang ibu pencetak generasi berikutnya juga butuh ilmu. Dan tidak semuanya adik-adik dapatkan di kampus, oleh karenanya tidaklah cukup sampai Outbond ini, ada materi-materi penting yang akan kami share ke adik-adik di pertemuan-pertemuan berikutnya,”tambah Zy

Materi-materi yang dimaksud, antara lain:Manajemen Waktu dan Keuangan Sholihah, Berorganisasi dan Berketrampilan dalam Kesholihahan, dan Berburu Cumlaude dengan Perhitungan SKS Tepat, dan sebagainya.

Ada enam permainan yang disiapkan untuk para peserta setelah Senam Nusantara bersama di Outbond kali ini, di antaranya: ballpoint dan botol, kereta buta, ping pong menggelinding, ranjau darat, mengisi paralon berlubang, dan perang badar.

“Keenam permainan ini memberikan pelajaran bagi kami bagaimana menjadi seorang pemimpin dan anggota tim yang senantiasa harus menjaga kekompakan dan kerjasama tim, serta serius dalam mencapai tujuan bersama,” kata Sari, peserta dari Jurusan Matematika, Fakultas Sains dan Teknik Undana.

Kesan dari salah seorang peserta, Latifah Aklis, “Alhamdulillah seru, asyik juga bisa mengenal banyak ukhti dari berbagai universitas, menambah banyak teman, sangat bagus buat kita mahasiswa yg boring dan stres dengan tugas-tugas.”

“Semoga ke depan gamesnya lebih menantang, biar lebih seru lagi,” tambah Latifah.

Acara ditutup sebelum dzuhur dengan pembagian doorprize dan makan siang bersama.

Gusnawati Humas Media Salimah NTT (Fdh)

Related Post

About Author: Humas Salimah

Gravatar Image
Humas Salimah, menyampaikan berita aktivitas muslimah dari seluruh Indonesia serta informasi edukasi perempuan, karena Salimah peduli meningkatkan kualitas perempuan, anak dan keluarga Indonesia.