Keteguhan (Tsabat) Seorang Pemuda Gaza

by

Pemuda ini masih belia, 20 tahun usianya. Gurat keteguhan nampak jelas di wajahnya. Ia nampak lebih matang di banding usia sesungguhnya. Perjuangan hidup ditengah tekanan zionis  membentuk belia Gaza jauh lebih matang dari usia teman sebayanya.

Mempertahankan Al Quds, menjaga Al Aqsho memang butuh kekuatan jiwa dan sikap yang tsabat-nya (teguh).

Masih dalam episode great return march adalah seorang pemuda, yang terkena tembakan pada kaki kanannya. Peluru yang bersarang di betis kanannya, telah mematikan syaraf dan akhirnya menghitam dan membusuk.

Menurut medis, seharusnya kaki ini diamputasi, namun Alhamdulilah kuasa Allah membuktikan dengan upaya transplantasi syaraf dari paha kirinya, syaraf kaki kanan mujahid berusia 20 tahun ini hidup kembali, dan kakinya, masih bisa diselamatkan .

Jiwa patriotik tak surut apatah lagi padam dalam kondisi ini, ia berazam (bertekad), sebagaimana mujahid Gaza lainnya, setelah selesai rangkaian operasinya, pemuda ini bertekat akan kembali ke Tepi Barat untuk berjuang bersama mujahid lainnya.

Duhai pemuda bumi pertiwi, siapkan diri untuk matang dalam sikap teguh dalam pandangan, mengabdi pada Ilahi dengan membangun negeri dengan letih lelahmu. Sebagaimana pemuda palestina berjuang untuk negeri para Nabi. Disini, pemuda bumi pertiwi berjuang menjadi generasi emas bangsanya.

Do your best let Allah do the rest.

Reny Anggraini Sekum PP Salimah (Fdh)

Related Post

Humas Salimah Humas Salimah

Gravatar Image
Humas Salimah, menyampaikan berita aktivitas muslimah dari seluruh Indonesia serta informasi edukasi perempuan, karena Salimah peduli meningkatkan kualitas perempuan, anak dan keluarga Indonesia.