Home

Tarhib Ramadhan : Kunci Sukses Meraih Kemenangan Ramadhan

Tarhib Ramadhan : Kunci Sukses Meraih Kemenangan Ramadhan

Tidak sedikit kaum muslimin yang menyambut datangnya bulan Ramadhan hanya bermodalkan semangat dan tradisi saja. Minimnya persiapan ilmu, ruhiyah dan jasadiyah serta tidak adanya program dan target yang akan di capai selama Ramadhan membuat  semangat untuk meraih kemenangan semakin redup dan hari ke hari. Kunci sukses meraih kemenangan Ibadah Ranadhan adalah dengan memperiapkannya secara matang dan penuh kesungguhan, maka diselnggarakanlah acara “Tarhib Ramadhan 1433H” (19/7/2012) di Aula DPR Kalibata Jakarta Selatan. 400 perempuan yang terdiri dari pengurus PP Salimah, Perwakilan Pengurus PW dan PD DKI Jakarta serta 82 Wali Yatim asuhan Salimah menghadiri acara Tarhib Ramadhan.

Ustadzah Hamidah, Lc.MA membahas Makna bulan Ramadhan. Ramadhan berasal dari kata ar-ramdhu yang berarti bakar, membakar, bulan pembakaran , jadi makna Ramadhan merupakan bulan yang membakar dosa-dosa dan proses pembakaran ruhiyah, jiwa dan raga melalui ibadah-ibadah selama Ramadhan. Sehingga ruhiyah, jiwa dan raga mukminin menjadi lentur agar bisa dibentuk menjadi hamba Allah yang bertakwa.

Selanjutnya Kajian Fiqih Ramadhan bagi Muslimah dibawakan oleh ustadzah Sinta Sinti, Lc. Ma. Secara umum pelaksanaan puasa bagi laki-laki dan perempuan adalah sama, namun bagi muslimah ada beberapa kekhususan. karena pada Muslimah mengalami masa Haid /menstruasi setiap bulannya yang menyebabkan muslimah haram berpuasa.

“Di akhir Ramadhan pada saat hari raya Iedul Fitri kita sering mendengar atau mendapati ucapan ‘Minal ‘Aidin wal Faizin’ Mohon Maaf Lahir Batin,  sebagai ucapan selamat hari raya kepada keluaraga, teman atau sodara. Sebagian besar beranggapan bahwa kalimat Minal ‘Aidin wal Faizin adalah mohon maaf lahir dan batin, padahal sebenarnya arti kata Minal ‘Aidin wal Faizin bukanlah mohon maaf lahir dan batin. Lalu apa pengertian dari kalimat Minal ‘Aidin wal Faizin ?
Kalimat tersebut bermakna semoga Allah menjadikan kita bagian dari orang-orang yang kembali kepada ketaqwaan/kesucian  dan orang-orang yang menang (dari melawan hawa nafsu dan memperoleh ridha Allah), jadi sebaiknya jika kita mendapat ucapan tersebut jawabannya adalah AMIN , tidaklah tepat jika kita balas dengan  ucapan ” Iya … sama-sama .. mohon maaf lahir dan batin ya ” :) “, jelas ustadzah Sinta.

Di akhir acara diberikan bingkisan Ramadhan bagi 82 wali yatim asuhan Salimah bekerja sama dengan Qatar Charity. Anak-anak yatim asuhan Salimah selain mendapat bantuan dana pendidikan setiap bulannya dari Qatar Charity, juga mendapatkan pembinaan moral dan akhlak bagi anak yatim dan walinya.

Copyright © 2009 - 2014 Salimah | Developed by Ibrahim Vatih