Mencegah Covid-19 dengan 3M

by

3M adalah program pemerintah yang sangat efektif untuk mencegah penularan virus corona. Ini juga merupakan prinsip dasar kesehatan yang berlaku untuk semua penyakit. Sebab, ketika sakit, tubuh kita mengalami perubahan yang tidak diduga sebelumnya.

Pada kasus covid-19, ketika seorang penderita sudah sembuh, ia masih meninggalkan efek atau gejala sisa yang cukup fatal. Misalnya, paru-paru mengkerut dan tidak bisa kembali seperti semula. Karena itu, mencegah lebih baik daripada mengobati.

3M terdiri atas:

  1. Memakai masker.
    Memakai masker merupakan pencegahan yang paling efektif. Ketika dua orang bertemu dan sama-sama memakai masker, tingkat penularan virus 1%. Jika salah satu saja yang memakai masker, tingkat penularan 5%. Jika dua-duanya tidak memakai masker, tingkat penularan 100%.

Ada dua syarat yang harus dipenuhi ketika memakai masker, yaitu:

1). Benar cara memakai.
Masker harus menutupi hidung dan mulut. Pakailah masker dari batang hidung sampai dagu. Lalu ganti masker setiap empat jam. Selain itu, selalu gunakan masker ketika bersama-sama dengan orang yang tidak serumah.

Kesalahan yang sering dilakukan adalah menurunkan masker hingga ke bawah mulut ketika berbicara. Ini berisiko besar menyebabkan penularan virus. Di klaster perkantoran, penularan virus terjadi ketika karyawan makan bersama. Mereka menganggap teman-temannya sehat dan tidak membawa virus.

2). Benar masker yang dipakai.
Masker yang tepat untuk mencegah penularan virus corona adalah masker yang tiga lapis. Saat membeli masker sekali pakai, pastikan ada tulisan “surgical mask” atau “masker medis”.

Masker tiga lapis terdiri atas:

  • Lapis terluar yang merupakan lapisan kedap air. Lapisan ini menghalangi droplet atau virus yang datang dari orang lain.
  • Lapisan terdalam adalah lapisan untuk kontak langsung dengan hidung dan mulut pemakai. Ia didisain bisa menyerap air. Ketika ada percikan saat kita berbicara atau bernapas, lapisan ini akan menyerapnya. Sehingga udara di balik masker yang kita hirup kembali tidak mengandung kuman-kuman yang mungkin keluar dari mulut dan hidung kita.
  • Lapisan tengah adalah lapisan yang diharapkan bisa menahan virus.

Jika membeli masker kain, cari masker yang sama kondisinya dengan masker medis. Misalnya masker kain dua lapis yang di tengahnya bisa diisi tissue. Ganti tissue setiap hari.

  1. Menjaga jarak.
    Virus corona bukan makhluk hidup. Untuk berkembang biak, ia membutuhkan inang. Jaga jarak agar droplet yang berisi virus tidak mendapat tempat untuk berkembang biak. Droplet bisa terlontar sejauh satu hingga dua meter. Virus yang masuk ke dalam tubuh cepat sekali berkembang biak, bahkan dalam hitungan detik. Ini dapat menimbulkan kerusakan yang sangat fatal ketika daya tahan tubuh tidak baik.
  2. Mencuci tangan.
    Pastikan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau gunakan hand sanitizer. Tangan merupakan anggota tubuh yang paling aktif dan bisa menjangkau banyak bagian tubuh. Jika tangan menyentuh benda yang ditempeli virus, kemudian memegang mulut atau hidung dan mata, virus akan masuk ke dalam tubuh dan berkembang biak. Memegang benda-benda yang ada di tempat umum sangat berisiko. Karena itu, penting untuk membawa hand sanitizer ketika dalam perjalanan.

Mari laksanakan gerakan 3M dengan disiplin. Dengan disiplin melaksanakan 3M, kita menjadi pahlawan-pahlawan yang berjuang menghentikan perkembangbiakan virus corona. Dengan demikian, angka kejadian covid-19 akan turun sehingga lenyap dari muka bumi, insya Allah.

Ditulis oleh dr. Yulia Andani Murti, MKes
Anggota Departemen Diklat PP Salimah