Mengalirkan Bukan Menimbun

by

“Merugilah hamba dinar, merugilah hamba dirham.” Demikian sabda Rasulullah Sollallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Uang dan harta tidak untuk ditimbun, namun untuk dialirkan, diputar, atau diinvestasikan.

Uang dibuat untuk dipergunakan dan berpindah dari tangan ke tangan sebagai alat dalam transaksi jual beli. Uang dicetak untuk membayar upah, diputar sebagai modal usaha, disedekahkan, untuk infaq, wakaf, dan lainnya.

Jadi, uang adalah sarana, bukan tujuan. Ia merupakan sarana untuk kebaikan dan menambah ketaqwaan.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

“Dan tolong menolonglah kamu dalam kebajikan dan taqwa.”

(Quran surat al Maaidah ayat 2).

Koperasi Salimah, Kossuma di seluruh Indonesia, hadir untuk membantu perempuan Indonesia dalam mengelola dan memutar dana agar berkembang berkah dan memberikan banyak manfaat kepada masyarakat.