Fungsi Keluarga

by

Penulis: Pengurus PD Salimah Hulu Sungai Tengah

Ketahanan keluarga adalah hal yang penting selama masa pandemi COVID-19 ini, karena   ketahanan keluarga  mempengaruhi  kehidupan  anggota  keluarga serta  berkontribusi pada  aspek  ekonomi, pengasuhan,  pendidikan,  dan  sosialisasi.  Selain  itu, ketahanan  keluarga  dapat  melindungi  anggota  yang berisiko   serta   berfungsi   untuk mencegah risiko masalah didalam keluarga.

Pandemi Covid 19 ini jelas berdampak terhadap ketahanan keluarga Indonesia. Semakin baik ketahanan keluarga, semakin baik pula kemampuan keluarga menghadapi perubahan akibat pandemi dan pascapandemi. Kebijakan yang tepat dapat mencegah keluarga Indonesia berada dalam situasi krisis sekaligus memastikan ketahanan keluarga tetap tangguh. Ketahanan keluarga mencerminkan kecukupan dan kesinambungan akses suatu keluarga terhadap pendapatan dan sumber daya agar mampu memenuhi kebutuhan dasarnya, seperti pangan, air bersih, pelayanan kesehatan, pendidikan, perumahan, partisipasi di dalam masyarakat, dan integrasi sosial.

Setiap keluarga harus bisa meningkatkan komunikasi dan interaksi dalam keluarga, mendorong ekspresi saling peduli, menjaga, dan melindungi keluarga agar tidak terpapar COVID-19. Meningkatkan keterampilan hidup dalam sistem keluarga, khususnya kepada anak dan generasi muda dengan meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh, dan tetap produktif di masa Work From Home (WFH) dan isolasi mandiri.

Di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang, momen berkumpul bersama keluarga harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Manfaat berkumpul dengan keluarga adalah membangun ketahanan keluarga.

Sebuah studi yang dimuat jurnal Family Relations menyebutkan, keluarga yang sering melakukan kegiatan bersama akan memiliki ikatan emosional kuat dan dapat beradaptasi dengan baik yang akhirnya akan membangun ketahanan keluarga. Melakukan hobi bersama, berolahraga, menonton film edukasi, dan membaca buku merupakan contoh kegiatan yang mampu menciptakan keluarga harmonis.

Kebersamaan dengan keluarga dapat membuat anak dan remaja tidak merasa canggung dengan orang tua mereka sendiri. Dengan sering melakukan kegiatan bersama, komunikasi yang terjalin akan lebih baik.

Ada delapan fungsi keluarga agar anak mencerminkan perilaku keseharian yang mulia.

1. Fungsi Agama

2. Fungsi Sosial Budaya

3. Fungsi Cinta Kasih

4. Fungsi Perlindungan

5. Fungsi Reproduksi

6. Fungsi Sosialisasi Pendidikan

7. Fungsi Ekonomi

8. Fungsi Lingkungan

Keluarga Indonesia sudah saatnya memiliki perencanaan menerapkan asah, asih dan asuh sebagai cerminan delapan fungsi keluarga ini untuk menciptakan dan mewujudkan keluarga yang mandiri dan sejahtera serta bahagia.

Kebahagiaan adalah bagian yang tak boleh terpisahkan dari kehidupan manusia beriman. Di antara sumber kebahagiaan yang penting kita miliki adalah kebahagiaan dalam berumahtangga. Disanalah, seharusnya kebahagiaan tercipta karena kebersamaan dalam keimanan, cinta, pengorbanan, kuatnya ikatan, saling percaya, saling membantu, dan kelapangan dada saat menghadapi berbagai masalah. Jika kita mau, indahnya tatanan Islam yang membina hubungan dalam keluarga, bisa mengantarkan kita pada kebahagiaan itu.

Kebahagiaan yang hakiki yang sudah seharusnya menjadi cita-cita keluarga muslimah Indonesia adalah manakala bisa bersama-sama anak cucu keturunan (dzuriat) dapat berkumpul bersama disorga Allah kelak. Aamiin yaa robbal’alamiin