Peran Anak dalam Ketahanan Keluarga

by

Penulis: Rika Kartika Sari, PD Salimah Pontianak

Menjaga suatu keutuhan dalam Rumah Tangga atau keluarga itu adalah suatu kewajiban , dibutuhkan berbagai aspek untuk membuat semakin kuat bertahan di tengah-tengah ujian persoalan hidup dan  permasalahan masing-masing anggota keluarga. Permasalahan yang terjadi itu bisa datang dari dalam kondisi keluarga itu sendiri  ataupun dari luar . Terkadang memang tidaklah selalu mudah, pun tidak bisa secepat kilat datangnya solusi,  butuh perjalanan proses yang panjang yang harus terus dijalani, dibingkai dengan Ikhtiar kesabaran dan ketawakalan.

Salah satu aspek yang harus terus diperjuangkan dalam sebuah keluarga adalah sebuah daya tahan yang kuat dari semua anggota keluarga dan daya tahan terbaik yang harus terus terjaga adalah sisi Keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah Sang Maha Pencipta. Khususnya penjagaan  yang terbaik kepada anak-anak. Setiap anak memiliki karakter masing-masing yang berbeda-beda . Tetapi semuanya Insya Alloh selalu yang terbaik yang Allah ciptakan . Sebagai Guru Kehidupan bagi orangtuanya karena anak-anak adalah permata dan penyejuk mata dan hati orangtua. Senyum dan kebahagiaannya  adalah penyemangat orangtua.

Anak-anak yang kita harapkan adalah anak-anak yang kuat iman, Lurus Aqidahnya dan baik ibadahnya . Itulah benteng dan dasar yang harus dijaga sepenuh hati. Merekalah yang akan meneruskan estafet dakwah kebaikan menjadi pelopor kebaikan bagi semua dan ummat.

Setiap orangtua kan selalu hadir dengan cinta dan hatinya untuk mendampingi, menemani perjalanan kehidupannya untuk hari ini dan selamanya sampai akhir menutup mata . Warna –warni cerita dan  hikmah yang Allah pergilirkan dalam setiap waktunya semoga selalu menjadi saksi kebaikan dan saksi perjuangan untuk menjadikannya anak-anak yang solih dan solihah yang mencinta Allah dan RasulNya. Semoga dengan kesholihan anak-anak akan selalu menguatkan ketahanan keluarga semua. Aamiin Ya Rabbal’alamin.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

لْيَخْشَ الَّذِيْنَ لَوْ تَرَكُوْا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعٰفًا خَافُوْا عَلَيْهِمْۖ فَلْيَتَّقُوا اللّٰهَ وَلْيَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًا

Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar. (QS An Nisa : 9 )

ANAK ADALAH GURU KEHIDUPAN

Oleh : Rika Kartika Sari

Anak adalah guru kehidupan jalan menuju SurgaNya

Tak pernah terbatas oleh waktu dan tak pernah ada jeda

Anak tetaplah selalu menjadi guru kehidupan nyata

Di setiap waktu kebersamaannya

Pun begitu cerita mereka tak selalu sama

Penuh warna warni hikmahnya

Semua waktu adalah waktu emas waktu yang sangat berharga dan selalu istimewa

waktu yang memiliki arti dan selaksa makna

Di setiap tapak kaki langkahnya

Tersimpan berjuta impian tuk meraih segala harapannya

Ya setiap anak selalu istimewa di mata dan hati orangtuanya

Selalu menjadi penyejuk

Menjadi pemotivasi

Menjadi alasan penyemangat kehidupan orang tuanya

Bukan intan permata yang kami inginkan

Tapi mereka menjadi solih solihah, terjaga iman dan akhlaq, juga senantiasa mendoakan orangtuanya dan memberikan cinta terbaiknya hanya karena Alloh yang kami harapkan dalam setiap doa di keheningan malam sebelum fajar tiba

Alhamdulillah Alloh selalu membimbing menguatkan dan menemani kita semua

Di tengah tenang dan derasnya gelombang menguatkan ikhtiar kesyukuran dan kesabaran dalam ujian dan cobaan yang selalu Alloh pergilirkan masanya