Peran Penting Seorang Ibu

by

Penulis: Desi Puspita Sari, PRa Salimah Cibadak

Keluarga sejatinya merupakan sekumpulan orang yang mempunyai pertalian darah, biasa disebut keluarga inti atau keluarga dekat. Makna lebih luas nya bisa juga berarti lingkungan terdekat dari keluarga inti.
Didalam nya antar sesama anggota keluarga saling bekerjasama melakukan ragam kegiatan dan saling mensupport untuk bisa berkembang menjadi pribadi yang diharapkan sesuai dengan norma-norma yang berlaku didalamnya. Dan setiap keluarga menerapkan norma tersebut sesuai dengan cara khas nya masing-masing. Tentunya dengan tetap berpegang pada norma agama dan sosial yang ada.

Di dalam keluarga, setiap anggotanya memiliki peran dan tugas nya masing-masing, dan satu sama lain saling berkaitan. Ibarat sebuah kapal, ada ayah yang menjadi nahkoda, ibu menjadi layar dan petunjuk arah, serta anak-anak sebagai anak buah kapal yang tugas nya membuat kapal bisa beroperasi dengan baik. Semua bergerak bersama seirama satu sama lain agar bisa sampai ke tujuan dengan selamat.

Peran seorang istri atau ibu dalam sebuah keluarga sangat lah penting, tanpa adanya peran istri maka memungkinkan seorang nahkoda /ayah akan salah arah ketika melajukan kapalnya atau mungkin dapat bergerak namun dengan gerakan yang lambat karena layarnya yang tak terkembang sempurna.

Seorang istri atau ibu dapat memainkan perannya dengan baik, tentu jika memiliki modal ilmu, modal kesehatan jiwa dan ruh/spiritual nya juga baik dan cukup. Dengan modal ilmu yang cukup, seorang istri atau ibu dapat bertindak dengan seharusnya terhadap suami atau anak-anak nya, dapat dengan baik melaksanakan apa-apa yang menjadi tugasnya di dalam keluarga. Begitupun dengan modal jasmani yang sehat memudahkan seorang istri atau ibu dalam melaksanakan beragam tugas nya dengan cekatan. Tak kalah penting faktor jiwa atau mental spiritual yang sehat seorang istri atau ibu, yang senantiasa bahagia, mampu bersyukur, bersabar dengan segala bentuk support dari suami dan anak-anak nya, hal ini akan membuat suasana didalam keluarga menjadi kondusif. Karena jika seorang istri atau ibu jiwanya tercukupi dengan support dan kasih sayang maka bisa dipastikan anggota keluarga yang lain pun akan menjadi baik. Begitupun sebaliknya jika seorang istri atau ibu tidak mendapatkan kebahagiaan jasmani atau ruh nya kering maka ini dapat mempengaruhi kondisi anggota keluarga lainnya. Seorang istri atau ibu yang kuat secara mental dan jasmani akan bisa membuat anak-anak dan suaminya pun menjadi pribadi-pribadi yang kuat juga.

Banyak kenyataan yang bercerita bagaimana suatu keluarga yang masih dapat bertahan dan berjalan terus meski hanya dengan hadirnya seorang wanita saja, walau mungkin tak sesempurna jika ada peran seorang suami atau ayah didalamnya. Di sisi lain sebuah keluarga menjadi tak menentu hilang arah walau ada seorang ayah disana. Tentu ini juga berkaitan dengan kodrat yang telah Allah tetapkan bagi seorang wanita dan laki-laki. Namun disini saya hanya menggaris bawahi penting nya peran seorang istri atau ibu dalam menciptakan keluarga yang baik, yang kuat bahkan sukses menghantarkan masing-masing anggotanya dalam menuntaskan perannya masing-masing, baik itu perannya di dalam keluarga, masyarakat atau yang lebih luas lagi.

Dengan lahirnya pribadi-pribadi yang kuat secara mental dan jasmani, dari keluarga yang kuat hasil didikan seorang istri atau ibu yang memiliki kecakapan yang baik dari sisi ilmu dan ruhani nya maka akan berpeluang besar untuk terciptanya keluarga-keluarga lain yang kuat pula. Keluarga yang mampu bertahan dan berkembang baik dengan segala problematika kehidupan yang menghampiri. Yang bahkan mampu mewarnai masyarakat di sekitarnya menjadi lebih baik.

Keluarga adalah lingkaran terkecil dari suatu tatanan masyarakat, jika suatu keluarga sudah baik maka otomatis lingkaran terluar dan yang lebih luas lagi pun akan baik pula. Namun jika lingkaran terkecilnya saja sudah lemah maka akan sulit terbentuk lapisan-lapisan lain yang lebih besar.

Maka sebagai nasehat untuk para wanita khususnya diri ini, bersemangatlah selalu dalam mencari ilmu apapun itu yang bisa meningkatkan kapasitas diri kita, jadilah pribadi yang menyenangkan baik itu perilaku maupun perkataan, carilah atau jadikan pasangan dan anak-anak kita menjadi sosok yang menyenangkan pula sehingga kita bisa merasakan kebahagian. Karena dengan hadirnya istri atau ibu yang bahagia tentu dibarengi dengan ilmu atau kecakapan yang baik akan mampu melahirkan keluarga yang kuat secara mental, jasmani bahkan ekonomi.

Dan berbahagialah menjadi seorang wanita karena perannya sangatlah berharga dan bernilai. Bahkan Allah dalam alquran QS Anisa : 19 meninggikan derajat kemuliaan seorang wanita, juga dalam beberapa hadist diantaranya HR. Tirmidzi : ” Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya, dan aku adalah yang paling baik terhadap istriku “.
Barakallahu fiikuna untuk para calon dan yang telah menjadi istri atau ibu. Semoga lelah kita semata-mata hanya untuk Allah sehingga Allah ridho menjadikan keluarga kita menjadi keluarga yang kuat dan rahmatan lil ‘alamin. Aamiin ya Allah.