Trauma Healing Anak-Anak Korban Erupsi Gunung Semeru

by

Erupsi Gunung Semeru awal Desember lalu masih lekat dalam ingatan. Anak-anak pun turut merasakan guncangan batin yang tak kalah dahsyat. Persaudaraan Muslimah (Salimah) sebagai ormas yang bervisi Peduli Perempuan, Anak dan Keluarga Indonesia pun mengambil bagian dalam pemulihan jiwa mereka. Ahad 26 Desember 2021 di dusun Gunung Gending, desa Sumber Mujur, kecamatan Candipuro, Lumajang Jawa Timur Pengurus PD Salimah Kabupaten Lumajang memberikan Trauma Healing kepada 150 anak dan pengungsi yang terdampak erupsi Semeru. Sebagian anak-anak ini berasal dari desa Sumber Wuluh yang mengungsi ke desa Sumber Mujur. Desa Sumber Wuluh merupakan salah satu desa yang paling parah terdampak erupsi ini. Telah 3 pekan mereka mengungsi sejak letusan pertama Gunung Semeru pada tanggal 4 Desember 2021.

Kegiatan ini sebagai wujud dari kepedulian Salimah kepada anak-anak. Mereka adalah masa depan bangsa ini, mereka boleh berduka tetapi harus bisa bangkit. Anak-anak harus tetap optimis menatap masa depan, bencana erupsi bukan akhir dari masa depan mereka.
Kegiatan ini selain diikuti anak -anak juga dihadiri orang tua mereka. Kebahagiaan terpancar dari wajah mereka dengan bernyanyi bersama bercerita bersama. Kebahagiaan ini semakin lengkap ketika menerima bingkisan berupa buket yang berisi snack, susu, vitamin dan seperangkat alat tulis yang berisi buku gambar, pensil warna, pensil dan penghapus. Dengan haru dan bahagia mereka mengucapkan syukur atas perhatian, kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh Salimah Kabupaten Lumajang

Trauma Healing ini bukan satu-satunya bentuk kepedulian PD Salimah Lumajang. Selain mendirikan 2 posko di kecamatan Penanggal dan Pasirian, setiap Pimpinan Cabang (PC) Salimah juga melakukan kegiatan menyalurkan bantuan kepada para pengungsi yang terdampak erupsi Semeru. Mereka tersebar hampir di seluruh kecamatan di Lumajang. Bantuan yang diberikan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan perempuan dan anak. Salimah hadir dan terus memberikan kontribusi nyata untuk perempuan, anak dan keluarga Indonesia.