Fokus pada Dampak Program, Salimah DKI Jakarta Gelar Rakornas

Jakarta (4/5/2026) – Pimpinan Wilayah Salimah Jakarta mengadakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di hotel Sofyan, Tebet, Jakarta Selatan. Kegiatan diselenggarakan selama dua hari dimulai pada Sabtu (2/5). Acara diisi dengan Pelatihan Kepemimpinan Pengurus Salimah (PKPS), sosialisasi Lembaga Kelengkapan Salimah, Kewilayahan, dan pemaparan Program Kerja 2025-2030.

 

Ketua Umum Salimah, Reni Anggrayni, menyatakan dalam kata sambutannya, bahwa salah satu tujuan Rakornas adalah untuk memastikan potensi setiap wilayah. Sebab, keberhasilan sebuah program bukan hanya dilihat dari berjalannya program tersebut, namun dari berdampak tidaknya/memberi maslahat, kepada masyarakat luas.

Utusan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Mohammad Jajuli, selaku Ketua Sub Kelompok Keormasan, menyampaikan agar melalui momentum Rakornas ini, terbangun persamaan persepsi dan tanggungjawab bersama untuk berkontribusi positif bagi masyarakat, memperkuat rasa kebangsaan dan bersama menjaga Jakarta sebagai ibukota menuju usia lima abad.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Salimah Jakarta, Yulia Andani Murti, mengatakan kegiatan ini menjadi dedikasi dan komitmen Salimah guna meningkatkan kualitas hidup perempuan, anak, dan keluarga Indonesia, khususnya di kawasan Jakarta.
Terkait manajemen konflik, tentu ada beberapa kali konflik di dalam timnya.

“Tapi bagaikan orang sakit, setelah diobati, larinya makin kencang,” ujar Yulia, yang disambut tepukan para peserta.

Inti acara diisi oleh pengurus Salimah tingkat pusat. Adalah Mumun Maemunah, Ketua Departen Dakwah PP Salimah, mengungkapkan bahwa pemimpin terbaik adalah yang bisa melahirkan pemimpin baru. Bukan yang bisa mengerjakan semuanya sendirian, tapi bisa mendorong timnya untuk memberikan kontribusi terbaiknya.

Lufi Fauzia Yubani selaku Ketua Lembaga Kelengkapan Salimah (LKS) mendorong agar setiap wilayah memiliki LKS yang lengkap, untuk membantu operasional organisasi. Walau terpisah secara manajemen, ruang rapat, dan keuangan, keduanya saling membutuhkan dan mendukung satu sama lain.

Kegiatan Rakornas dilengkapi pula dengan pemaparan Palestina terkini, subuh berjamaah, dan tausyiah terkait keikhlasan dan pentingnya menambah ilmu.

Rangkaian kegiatan ini diharapkan tidak hanya wacana, tapi penguatan organisasi, penguatan SDM, dan komitmen nyata perempuan menjadi subyek pembangunan yang berdaya.

Komentar
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

What do you think?
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related news