Ketua PD Salimah Surakarta, Anita Indrasari, mengungkapkan PKPS merupakan pelatihan yang wajib diikuti seluruh pengurus Salimah, mulai dari tingkat nasional, wilayah, daerah, cabang, ranting. “Taglinenya adalah soliditas struktur lahirkan program berdampak, ” jelasnya
Salimah yang tahun ini berusia 26 tahun, terangnya, ada di 36 provinsi di Indoneaia, 390 kota/kabupaten, 2.055 kecamatan, 1.411desa/kelurahan. Visi Salimah adalah menjadi organisasi masyarakat (ormas) perempuan pelopor yang berkontribusi aktif dalam peningkatan kualitas hidup perempuan, anak, dan keluarga Indonesia.
Materi kedua tentang “Teamwork” disampaikan oleh Wakil Ketua PD Salimah Surakarta, Intan Nurlaili. Ia memaparkan tim adalah kumpulan orang (2 orang atau lebih) memiliki tujuan yang ingin dicapai, memiliki norma, memiliki kaitan untuk bekerja bersama. Tim yang paling solid seperti tubuh manusia, sistem utuh yang unik, saling berkaitan, dan semua punya kontribusi.
Proses pembentukan tim, dimulai dengam pembentukan, lalu mulai muncul konflik, pembentukan norma, tahap penunjukan kinerja, regenerasi.
Tantangan teamwork, terangnya, antara lain sifat egois, tidak mau berbagi, egosentris, mau menonjolkan diri, tidak mau menerima kelebihan orang lain, tidak percaya diri, tidak siap menerima perbedaan, penyakit hati.
Untuk membangun tim yang kokoh harus memiliki akidah yang mapan, keikhlasan dan kejujuran, keterbukaan, siap menerima perbedaan, bekerja dengan struktur yang rapi, ikatlah hati anggotanya.