Coaching Class Ibu Hebat, Dakwah Kuat: Belajar AI untuk Salimah Samarinda

Samarinda (3/5/2026) – Dalam upaya meningkatkan kapasitas dakwah yang adaptif terhadap perkembangan zaman, PD Salimah Samarinda menggelar Coaching Class bertema “Ibu Hebat, Dakwah Kuat: Belajar AI untuk Salimah Samarinda” pada Ahad (3/5). Kegiatan berlangsung di Graha Salimah Lantai 2, Jl. Anang Hasyim mulai pukul 08.30 hingga selesai.

 

Kegiatan ini diikuti oleh para pengurus Salimah Samarinda dari berbagai tingkatan, mulai dari Pimpinan Daerah, Pimpinan Cabang, hingga Pimpinan Ranting.

Coaching class ini menjadi langkah nyata Salimah dalam menghadirkan dakwah yang lebih efektif, produktif, dan berdampak luas melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Ketua PD Salimah Samarinda, Rita Widi Asmara, menyampaikan pentingnya memahami dan memanfaatkan teknologi AI secara bijak sebagai sarana dakwah.

“Inilah teknologi AI yang bisa kita manfaatkan untuk gerak dakwah kita, ummahat fillah. Sebuah media bisa membawa kita ke jalan keburukan maupun kebaikan. Dan kita akan menggunakannya di jalan kebaikan. PD Salimah Samarinda berupaya membantu seluruh pengurus Salimah dalam memudahkan pekerjaan organisasi melalui pelatihan AI ini,” ujarnya.

Rita juga menegaskan bahwa perkembangan teknologi tidak boleh membuat muslimah tertinggal, justru harus menjadi peluang untuk memperkuat peran dakwah, edukasi keluarga, serta pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Departemen Humas dan Media bersama Departemen Pendidikan PD Salimah Samarinda, sebagai bentuk sinergi dalam menghadirkan pembinaan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Pada sesi pertama, pemaparan materi disampaikan oleh Siti Lailiyah yang menjelaskan berbagai hal mendasar mengenai AI, mulai dari pengertian, macam-macam platform AI, fungsi dan manfaatnya, hingga batasan-batasan penggunaan AI yang tetap harus berlandaskan nilai-nilai syariat dan etika dakwah.

Ia menekankan bahwa AI hanyalah alat bantu, bukan pengganti akal, ilmu, dan kebijaksanaan manusia. Dalam dakwah, penggunaan AI harus tetap mengedepankan tabayyun, adab, serta tanggung jawab moral dalam menyampaikan informasi.

Sesi kedua dilanjutkan dengan praktik langsung yang dipandu oleh Haziah dengan pendekatan langkah demi langkah agar peserta dapat langsung memahami dan menerapkannya dalam aktivitas organisasi.

Materi praktik meliputi pemanfaatan AI untuk membuat konten dakwah lebih mudah, desain dan visual menarik dengan bantuan AI, administrasi dan organisasi yang lebih efisien, hingga strategi penggunaan AI untuk mendukung produktivitas pengurus Salimah sehari-hari.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta tidak hanya mendapatkan wawasan baru, tetapi juga merasakan langsung bagaimana AI dapat menjadi alat bantu yang mempermudah pekerjaan dakwah dan organisasi.

Melalui kegiatan ini, PD Salimah Samarinda berharap seluruh pengurus semakin siap menghadapi tant depan dengan semangat belajar, beradaptasi, dan terus menghadirkan manfaat bagi umat. Sebab, ketika ibu-ibu hebat bergerak dengan ilmu dan teknologi yang tepat, maka dakwah pun akan semakin kuat. [Humas Salimah Samarinda]

Komentar

What do you think?

1 Comment
May 3, 2026

Tq coach

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

What do you think?

Related news