Ketua Depdiklat PD Salimah Kabupaten Bogor, Yati Kusumawati, menyampaikan bahwa pertemuan ke-10 ini merupakan kelas terakhir sebelum pelaksanaan wisuda Salsa. Tercatat lebih dari 60 peserta aktif mengikuti rangkaian kelas sejak peluncuran perdana pada September 2024 hingga selesai pada awal tahun 2026. Setelah wisuda, direncanakan pula program lanjutan Salsa tingkat dua (S2) bagi para alumni Sekolah Lansia Salimah Kabupaten Bogor.
Dalam keterangannya, Yati juga memaparkan kurikulum yang telah dijalankan dalam program Salsa, meliputi pembelajaran kesehatan fisik dan mental, pelatihan kreativitas dan kemandirian, pembinaan keagamaan, seni berkomunikasi, pengembangan hobi, latihan psikomotorik, serta pengetahuan gizi dan penyakit di usia lanjut.
Usai menyelesaikan kelas ke-10, para peserta Salsa akan mengikuti prosesi wisuda yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026. Penanggung jawab Salsa Kabupaten Bogor, Erni Mulyani, turut menyampaikan berbagai persiapan yang perlu dilakukan baik oleh peserta maupun panitia, termasuk rencana pemberian penghargaan cumlaude bagi wisudawati terpilih serta kesempatan menampilkan kreasi kelompok pada acara wisuda.
Pada pertemuan kali ini, peserta Salsa memperoleh pembekalan materi kesehatan bersama dr. Muhammad Yahya Izzudin. Materi yang disampaikan mencakup berbagai penyakit yang rentan dialami lansia, mulai dari hipertensi, diabetes, jantung koroner, gangguan tulang dan sendi, hingga demensia, beserta faktor penyebab, gejala, penanganan, dan upaya pencegahannya.
Dalam pemaparannya, dr. Yahya menjelaskan bahwa penurunan fungsi tubuh dan imunitas merupakan kondisi alamiah pada usia lanjut, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat Ar-Rum ayat 54. Oleh karena itu, lansia diharapkan tetap menjaga aktivitas fisik, menerapkan pola makan sehat, melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, menjaga waktu istirahat, serta memelihara kebahagiaan.
Kelas Salsa pertemuan ke-10 ini ditutup dengan sesi makan bersama. Menu santapan merupakan hasil olahan dari masing-masing rumah peserta, sebagai bentuk penerapan nilai kemandirian yang menjadi bagian dari kurikulum dan proses pembelajaran Sekolah Lansia Salimah Kabupaten Bogor.