Ketua Departemen Ekonomi PW Salimah Gorontalo, Mulhimmah Kau, menyampaikan bahwa Lapak Jujur merupakan langkah awal untuk menghadirkan sumber pemasukan yang mandiri bagi organisasi.
“Ini adalah ikhtiar kita agar Departemen Ekonomi bisa memiliki pendapatan sendiri. Di sisi lain, kita juga sedang menggodok rencana kerja sama dengan Business Center Universitas Bina Mandiri Gorontalo. Semoga dapat segera terealisasi,” ujarnya.
Mulhimmah menjelaskan bahwa aktivitas jual beli oleh kader dan anggota Salimah sebenarnya sudah lama berlangsung di kawasan Pasar Rabu. Selain karena mobilitas masyarakat yang tinggi, lokasi tersebut juga memiliki jejak aktivitas Salimah yang kuat. Ia menambahkan bahwa area pelataran rumahnya yang berada di sekitar lokasi dapat dimanfaatkan sebagai ruang usaha tanpa beban biaya sewa.
“Kita hanya perlu menyiapkan barang yang bisa dijual dan meletakkannya dengan konsep Lapak Jujur. Tantangannya saat ini adalah kesiapan SDM yang bisa bertanggung jawab melayani transaksi sambil sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” jelasnya.
Produk awal yang dijual antara lain milu siram, tinutuan, dan beragam makanan rumahan lainnya. Mulhimmah berharap langkah ini menjadi pembuka jalan bagi hadirnya kegiatan fundrising yang lebih besar dan berkelanjutan.
“Harapannya, dari semua transaksi yang ada, baik itu milu siram, tinutuan, dan lainnya. Bismillah, semoga Allah mudahkan dan ridhoi. Prinsip kami sederhana: Allah hanya menyuruh kita untuk bergerak, dan Allah yang menentukan hasilnya. Jadi kita bergerak saja,” tuturnya.
Ia juga menekankan bahwa segala upaya yang dikerahkan dalam proses ini adalah bagian dari biaya belajar, sebuah investasi pengalaman untuk menuju fundrising yang lebih matang.
“Kalaupun hasilnya belum maksimal, itu adalah biaya belajar kita. Saya tetap yakin Allah akan memberi jalan agar kita bisa mencapai tujuan fundrising demi kelangsungan dakwah PW Salimah Gorontalo,” pungkasnya.
Dengan diluncurkannya Lapak Jujur, PW Salimah Gorontalo berharap kegiatan ekonomi kader dapat tumbuh lebih terstruktur dan memberikan manfaat luas bagi keberlangsungan program pemberdayaan perempuan dan keluarga. [SAH]
What do you think?
Hey guys! Thought I’d share a little story and maybe get your thoughts
— about buying meds online.
For me, the moment I realized I could buy medicine from my couch was a total game changer.
You just click a few buttons, and bam — meds at your door.
I’ve used this online shop a few times now, and I gotta say:
not bad at all. Everything from Viagra to Cialis, even Rybelsus — it’s all there.
Why Online Pharmacies Make Sense
Let’s be honest — we live online, so why not shop for meds online too?.
Sites like meds24.sbs actually offer a wide range of legit meds.
From Viagra Professional to Kamagra, it’s all accessible from your browser.
Wanna know the real kicker? Need an online pharmacy for France?
They’ve got that too.
Price Talk: Are You Actually Saving Money?
Honestly? Yes. Like, Cialis without prescription is
way more affordable online than from my local place.
Those ED packs? Genius marketing and actually useful.
Even meds like Neurontin and Clomid — which I thought would be pricey — were reasonably priced.
Any Risks?
Glad you asked. Obviously, not all online pharmacies are created equal.
You can even find info like how to take Cialis, side effects of Neurontin, or instructions for use Amoxil.
No weird customs delays, no damaged packaging — just solid
service.
Wrapping This Up
So yeah — online meds? Not as weird as I thought. Actually kinda awesome.
Ever tried ordering erectile dysfunction drugs or antidepressants without prescription? Let’s chat — what’s
your take on this? https://truepharm.org/