Kegiatan ini diikuti oleh 37 peserta yang merupakan perwakilan dari 10 Pengurus Daerah (PD) se-Kalimantan Tengah. Kehadiran para peserta tidak hanya menjadi simbol keterlibatan struktural, tetapi juga mencerminkan kesungguhan dalam membangun sinergi yang kokoh demi tercapainya tujuan organisasi yang lebih besar.
Mengangkat tema besar tentang pentingnya soliditas struktur dalam melahirkan program yang berdampak, kegiatan ini dirancang secara komprehensif dengan mengedepankan aspek penguatan ideologis, manajerial, serta teknis kepemimpinan organisasi. Dalam dinamika organisasi yang terus berkembang, soliditas bukan sekadar keterikatan struktural, tetapi juga kesamaan visi, keselarasan langkah, dan kekuatan kolaborasi yang berorientasi pada kebermanfaatan nyata bagi masyarakat.
Acara ini menghadirkan narasumber dari Pengurus Pusat (PP) Salimah Jakarta, yaitu Yurida dan Diana, yang memberikan pemaparan materi secara mendalam dan aplikatif. Materi yang disampaikan meliputi penguatan kepemimpinan strategis, tata kelola organisasi yang efektif, hingga bagaimana merancang dan mengeksekusi program kerja yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata. Dengan pendekatan yang interaktif dan kontekstual, para peserta diajak untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kondisi riil di daerah masing-masing.
Selama dua hari pelaksanaan, suasana kegiatan berlangsung dinamis dan penuh antusiasme. Para peserta aktif terlibat dalam diskusi, berbagi pengalaman, serta melakukan refleksi terhadap tantangan dan peluang yang dihadapi dalam menjalankan roda organisasi. Interaksi lintas daerah ini menjadi nilai tambah tersendiri dalam memperkaya perspektif dan memperkuat ukhuwah antar pengurus.
Ketua PW Salimah Kalimantan Tengah dalam sambutannya yang diwakili oleh Bendahara Umum PW Salimah Kalteng, Siti Sopiyah, menegaskan bahwa Rakornas dan PKPS II ini merupakan momentum penting untuk memperkuat fondasi organisasi. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh banyaknya program, tetapi sejauh mana program tersebut memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, soliditas struktur menjadi kunci utama dalam memastikan setiap program berjalan secara optimal, terukur, dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin organisasi yang tidak hanya memiliki kapasitas manajerial yang baik, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial dan semangat pengabdian yang tinggi. Dengan demikian, Salimah dapat terus hadir sebagai organisasi yang memberikan kontribusi nyata dalam penguatan keluarga, pemberdayaan perempuan, serta pembangunan masyarakat yang berdaya dan berkarakter.
Sebagai penutup, seluruh peserta diharapkan dapat membawa semangat baru, wawasan yang lebih luas, serta komitmen yang lebih kuat dalam menjalankan amanah organisasi di daerah masing-masing. Soliditas yang telah dirajut dalam kegiatan ini diharapkan menjadi energi kolektif dalam mengakselerasi kinerja organisasi dan menghadirkan program-program inovatif yang berdampak luas bagi masyarakat.
Rakornas dan PKPS II ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi langkah strategis dalam meneguhkan peran Salimah sebagai pilar penggerak perubahan sosial yang berorientasi pada kemaslahatan umat dan pembangunan peradaban yang lebih baik.