Acara dibuka oleh istri Wakil Walikota Pekanbaru, Sari Rahmawati, yang sangat mengapresiasi agenda Semarak Ramadan Salimah ini.
“Semoga Salimah makin terasa kiprahnya dalam memberdayakan perempuan anak dan keluarga, khususnya di Pekanbaru dan sekitarnya,” ucapnya.
Dalam agenda Semarak Ramadan kali ini, Salimah juga mengundang tokoh masyarakat Riau yakni Hendri Munief yang juga merupakan anggota DPR RI.
“Saya sangat senang dengan adanya Salimah yang berkontribusi aktif dalam memberikan maslahat untuk masyarakat terutama kaum perempuan di Pekanbaru,” ujarnya.
Semarak Ramadan 1447 H ini menghadirkan narasumber inspiratif, Ustadzah Hustiah Husni Said. Para peserta diajak menyelami makna dan keistimewaan Ramadan melalui kajian yang sarat dalil dan penguatan iman. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa kemuliaan Ramadan bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi telah Allah tegaskan secara langsung dalam Al-Qur’an.
“Ada di dalam Surat Al-Qadar. Allah jelaskan istimewanya bulan Ramadan dalam surat ini,” ungkapnya merujuk pada Surah Al-Qadr yang menjelaskan tentang turunnya Al-Qur’an pada malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Ia memaparkan bahwa kemuliaan Ramadan terletak pada peristiwa besar turunnya Al-Qur’an, hadirnya malam Lailatul Qadar, serta dilipatgandakannya pahala amal kebaikan. Dalam surat tersebut, Allah menggambarkan betapa agungnya satu malam di bulan Ramadan yang nilainya melebihi seribu bulan—sebuah kesempatan emas bagi setiap muslim untuk memperbanyak ibadah dan memperbaiki diri.
Suasana kajian terasa begitu hangat dan penuh haru. Para peserta tampak menyimak dengan khusyuk, sebagian mencatat poin-poin penting yang disampaikan.
Ustadzah Hustiah juga mengingatkan bahwa Ramadan adalah bulan pembinaan diri, bulan kesabaran, dan bulan solidaritas sosial.
“Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi tentang membangun ketakwaan, memperkuat hubungan dengan Al-Qur’an, serta meningkatkan kepedulian kepada sesama,” tambahnya.
Lebih dari 300 ibu-ibu terlihat semakin bersemangat mengikuti rangkaian kegiatan Semarak Ramadan kali ini dengan banyaknya hadiah doorprize buat peserta.
Ketua PD Salimah Pekanbaru, Irtiahul Azmi, menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menghadirkan Ramadan yang lebih bermakna di tengah keluarga dan masyarakat. Selain kajian, rangkaian kegiatan juga diisi dengan doa bersama dan ajakan untuk memperbanyak amal sosial selama bulan suci.
Acara ini juga disemarakkan dengan khotmul Qur’an dan bazar barang bekas berkualitas yang disambut antusias oleh ibu-ibu peserta.
Di akhir acara, pengurus membagikan santunan berupa uang tunai dan sembako untuk anak yatim dan dhu’afa yang mewakili kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru.
Melalui kegiatan ini, PD Salimah Pekanbaru kembali menegaskan komitmennya dalam membina dan memberdayakan muslimah agar semakin berilmu, berdaya, dan berkontribusi positif bagi umat. Semarak Ramadan bukan hanya seremoni, tetapi menjadi titik tolak perubahan menuju pribadi yang lebih taat dan masyarakat yang lebih peduli.
Dalam kesempatan tersebut, Tya juga menyampaikan harapannya agar ke depan Salimah dapat terus memperluas sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Pekanbaru, dalam upaya meningkatkan literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat.
“Kami berharap dapat bersinergi dengan Pemerintah Kota Pekanbaru untuk bersama-sama menuntaskan buta baca Al-Qur’an. Ini bukan hanya tanggung jawab lembaga dakwah, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai umat,” pungkasnya.