Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari jajaran pengurus PW Salimah Sumsel dan perwakilan dari 14 Pimpinan Daerah (PD) Salimah se-Sumatera Selatan, yakni Banyuasin, Lahat, Lubuklinggau, Muara Enim, Musi Banyuasin, Ogan Ilir, Ogan Komering Ulu Selatan, Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu Timur, Pagar Alam, Palembang, Penukal Abab Lematang Ilir, dan Prabumulih.
Rakornas dan PKPS 2 tersebut dibuka oleh Ketua PW Salimah Sumatera Selatan, Enny Hidajati. Turut hadir memberikan arahan Ketua II Pimpinan Pusat Salimah, Unggul Hidayati, serta Ketua Departemen Dakwah PP Salimah, Fidiyarini.
Selain itu, kegiatan juga dihadiri tamu undangan dari mitra strategis, yakni Kepala BSI KCP Palembang Radian serta Ketua Komunitas Mulia Bakti Sriwijaya.
Dalam sambutannya, Enny Hidajati menegaskan bahwa Rakornas dan PKPS 2 menjadi momentum penting untuk menyatukan gerak langkah seluruh pengurus agar semakin solid dalam menjalankan amanah organisasi.
“Melalui kegiatan ini kita ingin memperkuat struktur, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, dan menyelaraskan program kerja agar Salimah semakin dirasakan manfaatnya oleh perempuan, anak, dan keluarga di Sumatera Selatan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Salimah memiliki visi menjadi organisasi masyarakat perempuan pelopor yang berkontribusi aktif dalam peningkatan kualitas hidup perempuan, anak, dan keluarga Indonesia. Karena itu, penguatan internal organisasi menjadi fondasi utama agar visi tersebut dapat direalisasikan secara nyata.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian agenda berupa rapat koordinasi wilayah, penguatan manajemen organisasi, pelatihan kepemimpinan, penyamaan persepsi program, serta diskusi strategis terkait pengembangan dakwah, pendidikan, ekonomi, dan perluasan kemitraan.
Ketua II PP Salimah, Unggul Hidayati, dalam arahannya menyampaikan pentingnya pengurus Salimah di daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan organisasi dan memperluas basis manfaat di tengah masyarakat.
Menurutnya, kepemimpinan yang solid dan terstruktur akan menjadi kekuatan besar dalam menjadikan Salimah sebagai ormas perempuan pelopor yang adaptif terhadap kebutuhan umat.
Sementara itu, Ketua Departemen Dakwah PP Salimah, Fidiyarini, menekankan bahwa dakwah Salimah harus terus hadir menyentuh kebutuhan perempuan, anak, dan keluarga melalui program-program yang aplikatif, edukatif, dan berkelanjutan.
Melalui Rakornas 2026 dan PKPS 2 ini, PW Salimah Sumsel berharap seluruh pengurus di tingkat wilayah maupun daerah semakin kompak, profesional, dan siap menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan kualitas perempuan dan keluarga Indonesia.