Dalam sambutannya, Sulastri berharap dengan adanya Musda dan terpilihnya pengurus baru dapat membuat program yang cocok untuk masyarakat sekitar.
“Dan hal terpenting adalah kita berkontribusi dalam kebaikan, dan menjadi amal jariyah. Semakin banyak mitra kerja kita kolaborasi bersama karena pekerjaan kita banyak sehingga program mencerdaskan perempuan, anak, dan keluarga bisa kita raih,” ucapnya.
Sulsastri juga mengatakan jika Musda merupakan tahapan penting dalam organisasi untuk bermusyawarah, mengevaluasi kerja dakwah yang telah dilakukan, dan melakukan perbaikan dalam membuat program yang lebih baik untuk periode berikutnya.
“Kontribusi peran semua pengurus dalam kerja-kerja kebaikan sejatinya melanjutkan apa yang dilakukan oleh Rasulullah Muhammad SAW,” imbuhnya.
Musda menetapkan Fitria Husin sebagai Ketua PD Salimah Minahasa periode 2025-2030, menggantikan Djuwati Dangkua. Momentum pelantikan ini menandai dimulainya babak baru kepengurusan PD Salimah Minahasa 2025-2030.