Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diawali dengan agenda Musda sebagai forum evaluasi dan laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya. Dalam suasana musyawarah yang demokratis, mufakat menetapkan Welda Ningsih untuk memimpin organisasi lima tahun ke depan, menggantikan kepengurusan sebelumnya.
Prosesi pelantikan pengurus baru menjadi puncak acara yang emosional. Momentum ini bukan sekadar seremoni pergantian jabatan, melainkan peneguhan komitmen Salimah Inhil dalam memperluas jangkauan dakwah, pendidikan keluarga, dan pemberdayaan perempuan di seluruh pelosok Indragiri Hilir.
Dalam sambutan perdananya sebagai ketua terpilih, Welda menegaskan bahwa amanah ini merupakan ladang ibadah yang menuntut kolaborasi kolektif.
“Salimah harus hadir sebagai mitra strategis bagi pemerintah daerah dan masyarakat. Fokus kami adalah membangun ketahanan keluarga sebagai fondasi bangsa, memperkuat peran perempuan, serta memastikan nilai-nilai Islam mewarnai kehidupan sosial di Inhil,” ujarnya penuh optimisme.
Ia juga menekankan pentingnya soliditas internal dan adaptabilitas pengurus dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Welda mengajak seluruh kader untuk meningkatkan kapasitas diri agar setiap program kerja Salimah memberikan dampak nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama qdalam menciptakan keluarga yang sakinah dan masyarakat berakhlak mulia sesuai visi Salimah yaitu Menjadi Organisasi Pelopor yang Berkontribusi Aktif Meningkatkan Kualitas Hidup Perempuan, Anak dan Keluarga Indonesia.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus PW Salimah Riau, tokoh masyarakat setempat, Dewan Pendidikan, serta perwakilan organisasi wanita di Indragiri Hilir.
Dengan nakhoda baru ini, PD Salimah Inhil diharapkan menjadi organisasi yang lebih progresif dan konsisten menjadi garda terdepan pemberdayaan perempuan di Negeri Seribu Jembatan. [RRD]