“BKOW ikut bangga. Meskipun sibuk dengan berbagai aktivitas termasuk sebagai Ketua Bidang Humas BKOW, Ibu Novainita tetap bisa menyelessaikan studi doktor tercepat 2 tahun 5 bulan dengan IPK 3,93 sehingga memperoleh predikat cumlaude,” ujar Nurinda disela-sela kegiatan.
Novianita Achmad yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Salimah Wilayah (DPSW) Provinsi Gorontalo, berhasil menyelesaikan studi doktoralnya dengan mengangkat disertasi berjudul “Pengembangan Modul Ajar Berdiferensiasi dalam Pembelajaran Matematika bagi Siswa Penghafal Al-Qur’an di Sekolah Dasar”. Disertasi ini dinilai sebagai inovasi strategis yang mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur’an dengan pendekatan pembelajaran matematika yang adaptif dan inklusif.
Penelitian tersebut berangkat dari kebutuhan riil di lapangan, khususnya di sekolah-sekolah dasar yang memiliki program tahfidz Al-Qur’an. Siswa penghafal Al-Qur’an memiliki karakteristik belajar yang khas, sehingga membutuhkan pendekatan pembelajaran yang tidak hanya menekankan capaian kognitif, tetapi juga selaras dengan ritme dan pola belajar mereka. Modul ajar berdiferensiasi yang dikembangkan memungkinkan guru menyesuaikan strategi pembelajaran berdasarkan kebutuhan, minat, dan kemampuan siswa.
Dekan FMIPA UNG, Prof. Fitryane Lihawa, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Dr. Novianita Achmad merupakan kebanggaan bagi FMIPA UNG sekaligus memperkuat kontribusi akademik fakultas dalam pengembangan pendidikan matematika yang relevan dengan konteks keindonesiaan.
“Penelitian ini sangat visioner karena menjawab tantangan keberagaman peserta didik di sekolah,” ujarnya.
Novianita Achmad yang juga pernah menjabat sebagai Ketua PW Salimah Provinsi Gorontalo selama dua periode berharap, hasil penelitiannya dapat diimplementasikan secara luas dan menjadi rujukan bagi guru-guru di Sekolah Dasar, khususnya yang menyelenggarakan program tahfidz Al-Qur’an.
Kegiatan promosi doktor ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan organisasi perempuan se-Provinsi Gorontalo, termasuk Ketua PW Salimah Provinsi Gorontalo, Yuliyanti Kadir.