dr. Yulia Andani Murti selaku pemateri sekaligus Ketua PW Salimah DKI Jakarta memaparkan, perlunya menjaga pola asupan gizi selama berpuasa, baik itu pola makan ketika sahur mau pun berbuka. Hindari minum teh ketika sahur, karena akan membuat daya tahan tubuh melemah. Serta tetaplah tidur siang yang cukup sekitar 15-20 menit.
Selain kesehatan jasmani, kita juga perlu menjaga kesehatan mental spiritual.
Adapun empat poin penting hikmah puasa, dalam menjaga kesehatan mental spiritual, yaitu melatih kesabaran, perisai, belas kasih dan sikap gemar bersedekah, dan syukur.
“Puasa adalah perisai. Maka janganlah berkata kotor dan jangan bertingkah laku jahil. Jika seseorang mencacimu atau mengajakmu bertengkar, hendaklah berkata : ”Aku sedang berpuasa,” (dua kali). (HR. Bukhari dan Muslim),” papar Yulia.
Puasa juga membantu kita untuk lebih mensyukuri bahkan untuk nikmat Allah sekecil apapun.
Setelah acara edukasi kesehatan, kegiatan dilanjutkan dengan doa Khotmul Qur’an, yang dipimpin oleh Wenny, dari Departemen Dakwah PD Salimah Jakarta Selatan.
Turut hadir membersamai, Ketua PD Salimah Jakarta Selatan, Sri Lestari, dan perwakilan dari Departemen Diklat PW DKI Jakarta, Eka dan Novi, serta beberapa pengurus dari PD Salimah Jakarta Selatan.
Acara yang dihadiri oleh kurang lebih 40 peserta, ditutup dengan pemberian bingkisan untuk Yulia dan ustadzah Balqis, lalu dilanjutkan dengan foto bersama. [Mamay]