Rakortas Humas: Jadikan Humas Salimah Adaptif, Kreatif, dan Berdampak

Jakarta (28/2/2026) – Departemen Humas PP Salimah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) secara daring pada Ahad (28/6). Kegiatan yang diikuti oleh pengurus Humas PW Salimah se-Indonesia dan PSLN Taiwan mengangkat tema “Humas Salimah Adaptif, Kreatif, dan Berdampak”.

 

Rakortas ini dilaksanakan untuk menyosialisasikan SOP, panduan, dan program kerja Departemen Humas. Dengan penyamaan persepsi, diharapkan program kerja di semua struktur Salimah akan terlaksana secara optimal dan sesuai standar.

Ketua 2 PP Salimah, Unggul Hidayati, mengingatkan bahwa kehadiran pengurus Humas di Rakortas bukan sekadar formalitas. Namun, membangun koordinasi nasional yang solid, melakukan penguatan komunikasi internal dan eksternal, serta memastikan terjadinya penyebarluasan dampak program Salimah secara masif kepada masyarakat.

“Kita hadir di sini dengan membawa sebuah kesadaran besar bahwa dunia di luar sana bergerak dengan kecepatan yang luar biasa. Lanskap media berubah, cara masyarakat menyerap informasi bergeser, dan tantangan komunikasi organisasi semakin kompleks. Oleh karena itu, Rakor tahun ini mengangkat tema yang sangat kuat dan relevan. Tema ini bukan sekadar barisan kata-kata indah, melainkan sebuah komitmen dan arah gerakan kita,” ucapnya.

​Adaptif, kata Unggul, berarti tidak boleh kaku. “Kita harus gesit membaca tren zaman, menguasai teknologi, dan siap menyelaraskan strategi komunikasi Salimah dengan kebutuhan publik saat ini.”

​Sedangkan kreatif menegaskan pentingnya inovasi dalam komunikasi organisasi. “Kita tidak bisa lagi memakai cara-cara lama yang monoton untuk menyampaikan pesan-pesan kebaikan. Humas Salimah harus mampu mengemas nilai-nilai dakwah, pemberdayaan perempuan, anak, dan keluarga menjadi konten yang segar, menarik, dan mudah dipahami oleh berbagai generasi,” terang Unggul.

Ia juga menjelaskan, berdampak adalah muara dari segalanya. Setiap rilis berita, setiap unggahan di media sosial, dan setiap jalinan kemitraan yang dibangun harus memberikan nilai guna. Komunikasi harus menggerakkan, menginspirasi, dan membawa perubahan nyata. Ketika Humas Salimah mulai bergerak dengan inovasi, maka gaung kebermanfaatan program-program Salimah akan menembus sekat-sekat ruang dan waktu, menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

​”Salimah punya ribuan program hebat di bidang ekonomi, pendidikan, dan sosial. Namun, program hebat itu akan terasa sunyi jika tidak diamplifikasi oleh Humas. Humas adalah jembatan kebaikan tersebut. Melalui rakor ini, mari kita samakan frekuensi, perkuat sinergi, dan tajamkan strategi agar setiap manfaat yang dilahirkan oleh Salimah bisa dirasakan dan didukung oleh masyarakat luas,” imbuhnya.

Sosialisasi program kerja disampaikan oleh Ketua Departemen Humas PP Salimah, Dwi Eko Miranty. Ia menjabarkan program mulai dari peningkatan kapasitas pengurus dan anggota Salimah hingga kolaborasi dengan berbagai pihak. Semua program kerja didasarkan pada tujuh misi Salimah.

Selanjutnya, Rakortas diisi dengan sosialisasi SOP dan panduan, serta diskusi dan tanya jawab.

Dalam forum diskusi, perwakilan humas dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua, menyampaikan gagasan program. Gagasan ini merupakan ide baru dan segar yang akan dilaksanakan di wilayah masing-masing.

Komentar
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

What do you think?
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related news