Depdiklat PP Salimah
Sekilas Film
Drama Korea ‘Teach You A Lesson’ dalam beberapa pekan menjadi hit nomor satu di Netflix. Drakor dengan 10 episode ini berkisah tentang kasus perundungan yang terjadi di sekolah dan dunia pendidikan Korea. Bintang utama Lee Nam-kyu menjadi ketua Biro Perlindungan Hak Pendidikan, sebuah lembaga khusus bentukan Menteri Pendidikan untuk menangani kasus perundungan di sekolah.
Film ini mengisahkan betapa banyak perundungan yang terjadi dan sangat merugikan bahkan sebabkan kematian. Dengan genre drama action, aktor utama berperan menjadi ketua biro khusus bersama dengan dua orang timnya masuk ke sekolah yang ditengarai terjadi kasus perundungan di dalamnya. Mereka bertugas untuk mengusut serta menindak tegas dan tuntas masalah yang ada. Berbagai pendekatan dilakukan mulai dari persuasif hingga aksi fisik tegas yang semuanya mendapat back up penuh dari Menteri Pendidikan.
Perundungan di Dunia Pendidikan Indonesia
Faktanya di Indonesia, 2 dari 3 anak perempuan atau laki-laki berusia 13-17 tahun pernah mengalami setidaknya satu jenis kekerasan selama hidupnya. Di samping itu, 3 dari 4 anak-anak dan remaja yang pernah mengalami salah satu jenis kekerasan atau lebih melaporkan bahwa pelaku kekerasan adalah teman atau sebayanya (Unicef, 2020).
Data dari Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat sedikitnya 233 kasus kekerasan di lingkungan pendidikan terjadi hanya dalam kurun waktu Januari hingga Maret tahun 2026 (Ombudsman RI, 2026).
Sebenarnya, negara kita telah memiliki payung hukum perihal perundungan ini. Pasal 54 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Anak di dalam dan di lingkungan satuan pendidikan wajib mendapatkan perlindungan dari tindakan kekerasan fisik, psikis, kejahatan seksual, dan kejahatan lainnya yang dilakukan oleh pendidik, tenaga kependidikan, sesama peserta didik, dan/atau pihak lain. Bahkan, Kemendikbudristek telah mewajibkan bagi tiap-tiap satuan pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, dan SMK membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) dalam rangka melakukan pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan sekolah.
Teach You A Lesson
Dari film ini terdapat setidaknya empat elemen yang berkemungkinan menjadi pelaku bully.
1. Siswa
Siswa dapat melakukan perundungan baik secara fisik, verbal maupun psikologis kepada sesama siswa maupun guru dan tenaga kependidikan. Perbedaan yang dimiliki siswa bisa menjadi salah satu faktor penyebab ia menjadi pelaku perundungan. Sebagai contoh adanya perbedaan kelas sosial, senioritas, fisik, prestasi, popularitas maupun lainnya membuat siswa melakukan tindak merendahkan, menyakiti fisik dan verbal, premanisme, hingga memakai dan mendistribusikan narkotika, merusak fasilitas sekolah bahkan membuat guru melakukan tindak bunuh diri karena tekanan yang ditimbulkan.
2. Guru
Guru juga tidak lepas berpeluang menjadi pelaku perundungan. Di film ini, guru di salah satu sekolah memanfaatkan kekuasaannya untuk melakukan nepotisme terhadap salah satu siswa. Sementara siswa yang memang berprestasi karena usaha sendiri digagalkan oleh sang guru. Guru sebagai sosok yang diharapkan menjadi panutan ternyata tidak menutup kemungkinan menjadi pelaku.
3. Orang tua
Film ini juga membuka mata penontonnya bahwa orang tua pun bisa menjadi sumber perundungan itu sendiri. Orang tua yang memberikan tekanan dan ambisi berlebihan pada anak kerap menjadikan anak sebagai ajang perlombaan bagi dirinya. Orang tua juga bisa menjadi penekan bagi guru dengan aneka tuntutan yang berlebihan yang menjadikan guru tidak dipercaya dalam profesinya.
4. Sistem
Sistem pendidikan juga berpeluang memberikan dampak negatif bagi elemen pendidikan di dalamnya. Sistem yang rapuh, tidak tegas, kurang melindungi, maupun pimpinan yang lemah disinyalir semakin membuat perundungan menjadi kasus yang sulit tuntas untuk diselesaikan. Sekolah dengan segala elemen di dalamnya semestinya menjadi ruang aman bagi setiap siswa, guru, tenaga kependidikan maupun orang tua untuk bertumbuh bersama. Negara juga memililiki peran tajam dalam memayungi segala proses pendidikan yang berjalan.
Dari film ‘Teach You A Lesson’ kita juga belajar bahwa menuntaskan perundungan, menciptakan pendidikan yang kondusif dan konstruktif adalah usaha bersama semua pihak baik siswa, guru, orang tua, sekolah, pemerintah dan masyarakat umum. Sekolah dapat menjadi awal kesuksesan insan yang kemudian berperan sebagai tonggak kemajuan bangsa itu sendiri. Oleh karenanya, dukungan penuh terhadap sekolah maupun usaha pendidikan adalah tanggung jawab semua pihak.