Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Salimah, dilanjutkan pembukaan oleh pembawa acara, tilawah Al-Qur’an oleh Ustadzah Wahyuni Indani Hutabarat, serta doa yang dipimpin oleh Ustadzah Siti Faiqoh. Sebelum memasuki sesi materi, seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama dan pre-test untuk mengukur pemahaman awal mengenai materi yang akan disampaikan.
Materi pertama bertajuk Kesalimahan disampaikan oleh Ketua Departemen Humas, Nurul Hidayah. Ia menegaskan pentingnya setiap pengurus memahami jati diri Salimah, nilai-nilai perjuangan organisasi, serta menjalankan amanah kepengurusan sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT. Kesalimahan bukan sekadar identitas organisasi, tetapi diwujudkan dalam akhlak, profesionalisme, dan kontribusi nyata bagi keluarga, masyarakat, serta bangsa.
Setelah sesi diskusi yang berlangsung interaktif, pelatihan dilanjutkan dengan materi kedua yang disampaikan oleh Ketua PD Salimah Kota Bekasi, Inna Nur Susiami, mengenai Kesalimahan Lokal dan Team Work. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan program organisasi sangat bergantung pada kemampuan membangun kerja sama yang solid, komunikasi yang efektif, serta sinergi antarbidang dan antarjenjang kepengurusan. Pengurus didorong untuk mengoptimalkan potensi lokal tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar Salimah sebagai organisasi dakwah, perempuan, dan keluarga.
Diskusi pada sesi tanya jawab berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan dan berbagi pengalaman dari peserta mengenai praktik kepemimpinan di tingkat cabang maupun ranting. Sebelum acara ditutup, seluruh peserta mengikuti post-test sebagai evaluasi terhadap peningkatan pemahaman setelah mengikuti pelatihan.
Melalui PKPS 1 ini, PD Salimah Kota Bekasi berharap seluruh pengurus memiliki kesamaan visi, semakin memahami nilai-nilai organisasi, serta mampu membangun budaya kerja yang kolaboratif. Bekal kepemimpinan yang diperoleh diharapkan menjadi modal dalam menggerakkan program-program Salimah secara lebih efektif, profesional, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Pengurus yang memahami nilai kesalimahan dan mampu bekerja dalam tim akan menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan organisasi yang kokoh, produktif, dan berdampak bagi umat,” tegas Inna di akhir acara. [NHs]