Selama 14 tahun, BAYD hadir sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam mendampingi, membersamai, dan memberikan perhatian kepada anak-anak yatim dan dhuafa. Perjalanan tersebut tidak lepas dari dukungan para donatur, relawan, mitra, dan masyarakat yang terus memberikan kepercayaan serta kepedulian.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan tilawah Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya kemudian dilanjutkan sambutan-sambutan dan tausiyah dilanjutkan dengan potong tumpeng dan berbagai rangkaian acara penampilan bakat juga pembagian hadiah lomba yang telah dilaksanakan selama bulan Agustus.
Presty Wuri Wardani dalam sambutannya menyampaikan bahwa perjalanan BAYD hingga usia ke-14 merupakan hasil dari kolaborasi dan kepedulian banyak pihak. Milad ke-14 menjadi refleksi perjalanan BAYD Salimah Sukoharjo dalam menjalankan berbagai program sosial dan pembinaan anak yatim dan dhuafa. Usia 14 tahun bukan sekadar angka, tetapi menjadi pengingat akan amanah besar untuk terus menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat.
Lurah Jombor, Kecamatan Bendosari, Wiyarsi, menyampaikan presiasi dan dukungan kepada Bina Anak Yatim Dhuafa (BAYD) Salimah Sukoharjo yang selama ini telah berkontribusi dalam pembinaan anak yatim dan dhuafa.
Selanjutnya Bimawan Syamsudin selaku Dewan Pembina BAYD Salimah Sukoharjo mengatakan bahwa Milad ke-14 menjadi momentum untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat komitmen BAYD.
Sementara itu, momentum Kemerdekaan Indonesia ke-81 turut dimanfaatkan untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme kepada anak-anak kemudian mendalami makna dari kemerekaan itu sendiri.
“Kemerdekaan sendiri adalah membebaskan manusia dari penghambaan, belengggu dan ketergantungan kepada sesama manusia menuju penghambaan dan pengabdian yang totalitas kepada Tuhan Sang Pencipta Alam Semesta,” ujarnya.
Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, sebagai simbolisasi rasa syukur atas keberjalanan BAYD selama 14 tahun ini.
Suasana semakin meriah ketika anak-anak menampilkan bakat membaca puisi bertema kemerdekaan serta drama musikal yang diperankan dengan sangat baik. Kemudian berlanjut dengan kegiatan pembagian hadiah lomba dan sarapan soto bersama.
Semarak Milad BAYD Ke-14 dan Kemerdekaan Indonesia ke-81 pun menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata: berbagi, peduli, menguatkan, dan membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi penerus bangsa.