“Kita akan menyambung kembali komunikasi yang sempat terputus, karena adanya pergantian jabatan,” jelas Ketua PW Salimah Jakarta, Yulia Andani Murti.
Dengan melakukan audiensi, Salimah berharap dapat membangun hubungan baik kembali dengan pemerintah daerah dan meningkatkan efektivitas kegiatan Salimah.
“Kita ingin meminta dukungan dan kerja sama dalam pelaksanaan kegiatan program Salimah. Kita juga akan berbagi informasi tentang berbagai program dan kendala yang dihadapi,” lanjut Yulia.
Bertempat di ruang rapat Badan Kesbangpol provinsi DKI Jakarta, di daerah Kebon Sirih, Yulia dan rombongan diterima dengan baik oleh Kepala Kesbangpol, Muhammad Matsani dan jajarannya.
“Biasanya di meja ini, banyak suguhan yang kami sajikan untuk para tamu yang datang. Tapi kali ini kosong karena sedang Ramadhan,” ujar Matsani yang dibalas senyuman para pengurus Salimah.
Pada kesempatan tersebut, Matsani mengatakan bahwa dengan melakukan audiensi, organisasi dapat menunjukkan komitmen mereka untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dan meningkatkan kredibilitas mereka.
“Kami sangat mengapresiasi kedatangan Salimah ke Kesbangpol ini. Dengan audiensi ini, akan memberikan kesempatan bagi Salimah untuk mendapatkan informasi tentang kebijakan dan program pemerintah daerah yang relevan dengan kegiatan Salimah,” lanjut Matsani.
Seorang jajaran Kesbangpol turut menjelaskan tentang hak dan kewajiban organisasi yang sehat.
“Jangan organisasi datang kemari hanya saat lahirnya saja, tapi setelah itu tidak ada kabar berita kegiatannya. Kami kan jadi tidak tahu, organisasi itu masih hidup nggak,” ucapnya.
Dengan tetap tercatat di Kesbangpol, akan mempermudah organisasi berhubungan dengan lembaga lainnya, misalnya dalam hal mendapatkan dana hibah. Organisasi yang aktif juga akan mendapatkan haknya berupa berbagai fasilitas yang disediakan oleh Kesbangpol, seperti pemakaian aula berkapasitas 100 orang, yang bisa digunakan untuk pelatihan dan pelantikan. [emy]