Dukung Salimah, Kesbangpol Buka Rangkaian Acara Rakornas dan Silatkos Jawa Tengah

Semarang (25/4/2026) – Pembukaan Silaturahmi Kossuma (Silatkos) Nasional dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas), Pelatihan Kepemimpinan Pengurus Salimah (PKPS) 2, dan Training for Trainer (TFT) Kepalestinaan Pimpinan Wilayah Salimah Jawa Tengah berlangsung khidmat pada Sabtu (25/4).

 

Acara dihadiri 210 peserta yang terdiri dari anggota koperasi Salimah dari seluruh Indonesia, Departemen Ekonomi Pimpinan Daerah Salimah kota/kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, dan pengurus Pimpinan Wilayah Salimah Jawa Tengah. Pimpinan Pusat Salimah juga turut hadir untuk memberikan sambutan dan arahan dalam kegiatan tersebut.

Pembukaan ini dihadiri pula oleh tokoh organisasi masyarakat seperti Al Hidayah, PW Aisyiah, PW Muslimat NU, Wanita Islam, Alisa Khadijah ICMI, dan Hidayatulah.

Pelaksanaan Rakornas, PKPS 2, dan TFT Kepalestinaan sendiri berlangsung selama 2 hari pada tanggal 25-26 April 2026. Sedangkan Silatkos berlangsung selama 3 hari tanggal 24-26 April 2026 di Hotel Khas Semarang, Jawa Tengah.

Ketua PW Salimah Jateng, Emy Shinta Dewi, menyampaikan rangkaian kegiatan Silatkos dan RAT Inkossuma, Rakornas dan PKPS ini sebagai momentum untuk silaturahmi, saling reuni, dan sebagai succes story.

“Mari kita menyamakan persepsi agar gerak langkah sama dengan arahan dari Pimpinan Pusat dan mampu menjalankan amanah dengan baik,” ucapnya.

Ketua Umum Salimah, Reni Anggrayni, dalam sambutannya menyampaikan Salimah di 37 Provinsi di seluruh Indonesia dengan usia 26 tahun menunjukkan dedikasi dan komitmen dalam upaya meningkatkan kualitas hidup perempuan, anak, dan keluarga Indonesia.

“Komitmen untuk terus bermanfaat salah satunya dengan melahirkan koperasi dan PT Perkasa Cemerlang dengan memproduksi makanan yang sehat dan toyyib serta kegiatan operasionalnya berprinsip non riba,” ujarnya.

Reni menambahkan, saat ini terdapat 125 kossuma di kota/kabupaten di 22 Provinsi menunjukkan kehadiran kossuma direspon positif oleh masyarakat, kesungguhan dalam meningkatkan ketahanan umat, dan koperasi syariah.

“Namun, dalam kondisi seperti saat ini Salimah tidak mungkin bekerja sendiri, ormas muslimah sangat dibutuhkan dalam bekerjasama, duduk bersama, dan berkolaborasi dalam berkontribusi untuk keluarga Indonesia,” lanjut Reni.

Reni mengakhiri sambutannya dengan menyampaikan bahwa penggunaan syal Palestina hari ini sebagai bentuk kepedulian terhadap Palestina, di mana yang menjadi korban adalah perempuan dan anak-anak.

Pada Pembukaan Silatkos, Rakornas, dan PKPS 2, Wakil Gubernur Jawa Tengah diwakili oleh Plt. Kepala Badan Kesbangbol Provinsi Jawa Tengah, Pradhana Agung Nugraha, menyampaikan Salimah peduli keluarga, anak, dan perempuan Indonesia yang tidak hanya diperingati saat 21 April 2026. Peran organisasi muslimah menjadi sangat penting untuk membangun ekosistem masyarakat yang berkelanjutan.

“Perempuan adalah madrasah pertama untuk anaknya, dari tangan Perempuan yang cerdas berdaya akan tumbuh keluarga yang kuat dan berkarakter,” kata Pradhana.

Pradhana juga menyampaikan beberapa hal. Antara lain, pertama RAT Kossuma memberi manfaat untuk anggotanya. Kedua, Silatkos menjadi ajang untuk mempererat ukhuwah antar anggota. Ketiga, Rakornas Salimah untuk menyampaikan visi misi organisasi. Keempat, Pelatihan Kepemimpinan Pengurus Salimah sangat bagus untuk melahirkan Pengurus yang kuat dan visioner. Terakhir, TFT kepalestinaan menunjukkan kepedulian terhadap Palestina.

Pradhana mengakhiri sambutannya dengan harapan rangkaian agenda tidak hanya bergerak dalam bentuk wacana, tetapi juga penguatan organisasi, penguatan SDM, dan komitmen nyata perempuan menjadi subjek pembangunan yang berdaya.

Komentar

What do you think?

1 Comment
April 26, 2026

Barokallah fiikum
Semoga PW Salimah Jawa Tengah semakin solid dan membawa kemanfaatan bagi umat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

What do you think?
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related news