Rakornas Salimah Jawa Barat: Momentum Penguatan Kepemimpinan, Konsolidasi Program, dan Optimalisasi Potensi Wilayah

Bandung (26/4/2026) – Pimpinan Wilayah Persaudaraan Muslimah Jawa Barat (PW Salimah Jabar) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas/BBPVP Bandung pada Sabtu-Ahad (25–26/4). Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari pengurus PW Salimah Jawa Barat.

Rakornas menjadi agenda strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menyamakan arah gerak kepengurusan, serta meningkatkan kapasitas pengurus dalam menjalankan program-program Salimah secara terarah, terukur, dan berkelanjutan. Melalui forum ini, Salimah Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam penguatan perempuan, anak, keluarga, dan masyarakat.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh DPSW Salimah Jawa Barat, Siti Muntamah. Ia menyampaikan pesan kepada seluruh pengurus agar terus memperkuat program-program yang mampu membangun masyarakat Jawa Barat. Salimah diharapkan tidak hanya hadir sebagai organisasi perempuan, tetapi juga menjadi pemantik kebaikan, pembuka ruang kolaborasi, dan agen perubahan dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat yang semakin kompleks.

“Pengurus Salimah perlu terus memperkuat program yang dapat membangun masyarakat Jawa Barat. Jadilah pemantik dan pembuka kebaikan-kebaikan, serta agen perubahan dalam menghadapi persoalan masyarakat yang kompleks,” pesan Siti.

Rangkaian acara diawali dengan registrasi dan pengondisian peserta, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Salimah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa, serta sambutan dari sejumlah pihak. Agenda pembukaan juga diisi dengan sambutan Ketua PW Salimah Jawa Barat, Ketua DPSW Jawa Barat.

Dalam kegiatan ini, Sekretaris Umum PP Salimah, Siti Rahma FM, menyampaikan sejumlah materi strategis, yaitu Kebijakan Positioning Salimah dan Sosialisasi Rakernas, Kewilayahan, serta Sosialisasi Program Kerja 2026. Materi tersebut diarahkan untuk memperkuat pemahaman pengurus terhadap posisi strategis Salimah sebagai organisasi perempuan Islam yang bergerak dalam pemberdayaan perempuan, penguatan keluarga, pendidikan masyarakat, dan pelayanan sosial.

Selain itu, anggota Departemen Pengembangan Wilayah dan SDM PP Salimah, Ainun Mardhiyah, membawakan materi PKPS 2, yang mencakup pembahasan AD/ART dan GBHO, serta materi Tata Kelola LKS. Penguatan ini dinilai penting agar pengurus Salimah di tingkat wilayah dan daerah memiliki pemahaman kelembagaan yang lebih solid, tertib administrasi, serta mampu menjalankan layanan sosial secara profesional dan akuntabel.

Ketua PW Salimah Jawa Barat, Ruli Kurnia Dwicahyani, menyampaikan bahwa Rakornas ini bukan sekadar forum koordinasi, melainkan ruang penguatan visi, kepemimpinan, dan sinergi antardaerah. Melalui kegiatan ini, seluruh pengurus diharapkan mampu membawa semangat pembaruan dalam menjalankan amanah organisasi di wilayah masing-masing.

“Rakornas ini menjadi momentum penting bagi Salimah Jawa Barat untuk memperkuat soliditas pengurus, menyelaraskan program kerja, serta memastikan gerak organisasi semakin relevan dengan kebutuhan perempuan, keluarga, dan masyarakat,” ujar Rusli.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta juga mengikuti agenda diskusi, maslahah, kewilayahan, sosialisasi program kerja 2026, serta pengenalan potensi wilayah. Pada hari kedua, kegiatan diawali dengan qiyamullail, salat Subuh dan kuliah Subuh, kemudian dilanjutkan dengan sesi sosialisasi program, diskusi, dan penutupan.

Melalui Rakornas, PW Salimah Jabar berharap seluruh pengurus daerah dapat semakin siap menjalankan program organisasi secara lebih efektif, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Jawa Barat.

Komentar

What do you think?

1 Comment
April 26, 2026

Salimah Jabar kereen , mantap …
Semoga semakin berjaya di tengah masyarakt

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

What do you think?
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related news