Dalam tausiyahnya, Fatchul Imam membedah kedahsyatan malam Lailatul Qadar yang disebutkan dalam QS. Al-Qadr, di mana beribadah pada malam tersebut lebih baik dari seribu bulan atau setara dengan 83 tahun 4 bulan.
Lipat Ganda Pahala Sedekah
Salah satu poin penting yang dibahas adalah anjuran memperbanyak sedekah. Beliau mengutip QS. Al-Baqarah ayat 261 mengenai perumpamaan nafkah yang dikeluarkan di jalan Allah, “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki…”
Ia menekankan bahwa jika sedekah dilakukan tepat pada malam Lailatul Qadar, maka nilai pahalanya akan dilipatgandakan secara luar biasa melampaui logika manusia.
Rahasia dan Tanda Malam Kemuliaan
Lailatul Qadar diprediksi hadir pada 10 hari terakhir bulan Ramadan. Fatchul Imam menjelaskan beberapa poin krusial mengenai waktu kehadirannya.
Hikmah Dirahasiakan.
Allah merahasiakan tanggal pastinya agar umat Islam memiliki rasa khauf (takut kehilangan momen) dan tetap menjaga semangat ibadah di sepanjang akhir Ramadan, bukan hanya pada satu malam saja.
Tanda-Tanda: suasana malam yang tenang, tidak terlalu panas maupun dingin, serta matahari yang terbit di pagi harinya dengan sinar yang teduh.
Doa Utama
Ia mengajak jamaah merutinkan doa yang diajarkan Rasulullah SAW, “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii (Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan menyukai pengampunan, maka ampunilah aku)”,
Tips Fokus & Karakteristik Penerima Lailatul Qadar
Agar sukses menjemput malam tersebut, jamaah disarankan untuk menyelesaikan segala urusan duniawi lebih awal sehingga pada 10 malam terakhir dapat fokus beriktikaf dan beribadah.
Di akhir kajian, dipaparkan empat ciri atau keberkahan bagi mereka yang mendapatkan Lailatul Qadar.
1. Ketenangan Hati: Memiliki jiwa yang mutmainnah (tenang).
2. Doa yang Mustajab: Allah mengabulkan doa melalui tiga skenario: dikabulkan langsung, disimpan sebagai tabungan di akhirat, atau diganti dengan dijauhkan dari musibah.
3. Pengampunan Dosa: Sebagaimana hadits Nabi, mereka yang beribadah dengan iman dan mengharap pahala akan diampuni dosanya hingga bersih seperti bayi yang baru lahir.
4. Perubahan Sikap: Adanya transformasi akhlak yang lebih baik dan signifikan setelah Ramadan usai.
Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi berkelanjutan untuk mengedukasi masyarakat Demak agar dapat memaksimalkan hari-hari terakhir Ramadan dengan kualitas ibadah terbaik.