Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta yang terdiri atas 40 remaja, 10 tamu undangan, dan 10 panitia. Pelatihan bertujuan memberikan edukasi sekaligus menjadi sarana dakwah bagi remaja agar mampu memanfaatkan media sosial sebagai media belajar, berkarya, dan menyebarkan nilai-nilai kebaikan.
Acara diawali dengan tilawah Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Salimah, kata sambutan, serta doa bersama. Hadir pula perwakilan dari departemen Pengembangan Daerah dan SDM PW Salimah Jakarta, Rizalina, yang memberikan motivasi kepada para peserta sebelum sesi materi dimulai.
Chairin Nashrillah, sebagai narasumber, mengajak peserta memahami peran media sosial di era digital.
“Media sosial memiliki banyak manfaat apabila digunakan secara tepat, mulai dari memperluas wawasan, membangun jejaring, hingga menjadi sarana dakwah dan pengembangan potensi diri,” ungkap Chairin yang akrab dipanggil Ka Chai.
Namun, di balik berbagai manfaat tersebut, Chairin juga mengingatkan peserta tentang beragam risiko media sosial, seperti penyebaran hoaks, perundungan siber, kecanduan gawai, hingga dampak negatif terhadap kesehatan mental.
“Karena itu, remaja perlu memiliki literasi digital yang baik agar mampu menyaring informasi dan menggunakan media sosial secara bertanggung jawab,” lanjut Ka Chai.
Materi semakin menarik ketika peserta diajak mempraktikkan pembuatan konten positif menggunakan konsep THINK ala Ka Chai. Sebuah pendekatan yang mendorong setiap konten yang dipublikasikan memiliki nilai kebaikan, manfaat, dan etika sebelum dibagikan kepada publik.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Mereka aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta mengikuti praktik pembuatan konten hingga selesai.
Rizalina mengungkapkan rasa syukur atas semangat para peserta.
“Alhamdulillah, adik-adik remaja mengikuti pelatihan dengan antusias. Semoga ke depan nanti, PD Jakarta Pusat bisa menghadirkan pelatihan dengan tema-tema lain yang semakin relevan dengan kebutuhan generasi muda,” ujar Lina.
Panitia berharap para peserta terus semangat belajar, aktif menghadiri majelis ilmu, dan memperluas silaturahmi untuk menebarkan kebaikan.
Kegiatan ditutup dengan pembagian door prize dan foto bersama. Melalui pelatihan ini, PD Salimah Jakarta Pusat berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cakap menggunakan teknologi, tetapi juga mampu menghadirkan konten-konten inspiratif yang membawa manfaat bagi masyarakat serta menjadi bagian dari dakwah di ruang digital.
Panitia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan memperoleh dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari Pimpinan Pusat dan Wilayah, sehingga semakin banyak remaja yang memperoleh manfaat dari program literasi digital ini. [Mis/Emy]
What do you think?
Mau mengikuti pelajaran Salimah ini