Salimah Pati Hadir di Forum Nasional Inkossuma, Dorong Penguatan Sistem dan Kemandirian Umat

Semarang (25/4/2026) – Sebanyak 200 peserta dari unsur Pimpinan Pusat, Wilayah, hingga Daerah Salimah se-Jawa Tengah, hari ini (25/4), mengikuti Silaturahim Koperasi Salimah Nasional Indonesia 2026 dan Rapat Anggota Tahunan Inkossuma Tahun Buku 2025 di Hotel Khas Semarang, Sabtu (25/4).

 

Salimah Pati hadir di acara tersebut sebagai bagian dari upaya penguatan peran daerah dalam mendorong kemandirian ekonomi umat melalui koperasi.

Kegiatan yang digelar Pimpinan Pusat Salimah ini menitikberatkan pada optimalisasi kinerja Inkossuma melalui penguatan sistem dan sumber daya manusia guna mendorong kemandirian ekonomi umat, termasuk peningkatan kapasitas pengurus di tingkat daerah seperti Salimah Pati.

Kegiatan berlangsung dengan rangkaian agenda terstruktur, mulai dari registrasi peserta, penayangan profil Inkossuma, hingga pembukaan resmi oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, yang diikuti secara aktif oleh seluruh peserta, termasuk delegasi dari Salimah Pati.

Selain itu, forum juga diisi seminar dan pemaparan materi strategis yang berfokus pada kolaborasi ormas dan koperasi, sebagai bekal penguatan jejaring dan implementasi program di daerah.

Ketua Inkossuma dalam sambutannya menegaskan bahwa penguatan sistem dan SDM menjadi kunci utama agar koperasi mampu bertahan dan berkembang di tengah dinamika ekonomi saat ini, yang diharapkan dapat diadopsi oleh seluruh daerah, termasuk Salimah Pati.

Forum ini juga dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah serta perwakilan organisasi wanita seperti Aisyiyah dan Fatayat NU Jateng, mencerminkan dukungan lintas sektor terhadap penguatan ekonomi berbasis komunitas.

Sementara itu, Ketua Umum menyampaikan bahwa pihaknya berharap sinergi antarorganisasi dapat mempercepat terwujudnya kemandirian ekonomi umat melalui koperasi yang profesional dan berdaya saing, yang implementasinya akan diperkuat hingga tingkat daerah.

Dalam sesi seminar, para narasumber memaparkan strategi penguatan ekosistem wirausaha muslimah serta pentingnya koperasi konsumen dalam membangun kekuatan ekonomi umat, sebagai bagian dari peningkatan kapasitas peserta secara berkelanjutan.

Salah satu narasumber, Reni Anggraeni, menyatakan bahwa kolaborasi antara ormas dan koperasi harus diperkuat agar mampu menciptakan dampak ekonomi yang nyata di masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan arahan khusus kepada peserta, termasuk dorongan agar daerah seperti Salimah Pati dapat segera menindaklanjuti hasil forum secara konkret.

Secara umum, seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat peran koperasi di daerah masing-masing.

Melalui forum ini, peserta diharapkan segera menindaklanjuti dengan pendirian Kossuma di daerah yang belum memiliki, serta memantapkan kelembagaan bagi yang sudah berjalan agar semakin optimal dalam mendukung kemandirian ekonomi umat.

Komentar
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

What do you think?
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related news