Musda V ini memuat agenda utama Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) PD Salimah Kota Pontianak Periode 2022–2025 serta Pelantikan Ketua periode 2025–2030. Kegiatan dihadiri oleh perwakilan dari GOW Kota Pontianak, PW Salimah Kalimantan Barat, Dewan Pengawas Salimah Daerah (DPSD) Kota Pontianak, 6 PC dan 4 Pra Salimah se-Kota Pontianak.
Pada sesi pembukaan, Wakil Ketua 1 GOW Kota Pontianak, Mardiana, memberikan kata sambutan
”PD Salimah Kota Pontianak selalu konsisten menghadirkan program perempuan dan anak yang memberikan warna di masyarakat. PD Salimah juga sebagai wadah dan mitra yang strategis. Harapannya keberadaan Salimah yang santun terus semangat berkarya dan berharap semakin aktif,” ujarnya
Sementara itu, Ketua PD Salimah Kota Pontianak, Metasari Kartik mengharapkan pengurus Salimah dapat menjadi teladan dan sungguh-sungguh dalam melayani masyarakat.
Selanjutnya Ketua Departemen Dakwah PW Salimah Kalimantan Barat, Cucu Nurjamilah, mengajak pengurus untuk terus istiqamah menjalankan ibadah serta Salimah terus hadir berpartisipasi dalam meningkatkan kualitas perempuan, anak, dan keluarga.
Musda kemudian memasuki agenda persidangan. Siti Juhariyah membacakan tata tertib sidang sebelum menetapkan presidium sidang tetap. Presidium Sidang Tetap dipimpin oleh Ibu Ria Indah Hidayati kemudian mempersilahkan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) PD Salimah Kota Pontianak Pontianak Periode 2023–2025 kepada Metasari Kartika selaku Ketua. Setelah melalui proses tanggapan dan evaluasi, LPJ diterima secara penuh, menandai berakhirnya masa tugas kepengurusan 2022–2025 yang dinyatakan demisioner.
Ketua Dewan Pengawas Salimah Daerah (DPSD), Ida Jumiati, kemudian menyampaikan surat rekomendasi calon Ketua PD Salimah Kota Pontianak Periode 2025–2030 kepada Presidium Sidang Tetap. Setelah dibacakan oleh ketua presidium sidang tetap, peserta Musda secara bulat menyetujui penetapan Metasari Kartika sebagai Ketua PD Salimah Kota Pontianak periode 2025-2030.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat, sekaligus menjadi awal perjalanan baru bagi kepengurusan periode mendatang. Dalam sambutannya setelah terpilih menjadi ketua, Metasari menyampaikan rasa haru dan sedih karena amanah bukan tentang posisi, tetapi tentang tanggung jawab dan kebermanfaatan.
Kegiatan dilanjutkan dengan arahan dari PW Salimah Kalimantan Barat, pelantikan pengurus, dan arahan dari Ketua DPSD Salimah Kota Pontianak.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penggalangan dana untuk korban bencana banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat melalui kegiatan Program Peduli Musibah dan Bencana (P2MB). Penggalangan dana diselenggarakan sebagai respon atas bencana yang menyebabkan banyak keluarga kehilangan tempat tinggal dan kesulitan memenuhi kebutuhan dasar serta membutuhkan bantuan segera.