Ketua Umum Salimah, Reni Anggrayni, mengajak masyarakat untuk memaknai musibah sebagai pengingat agar manusia senantiasa kembali bersandar kepada Allah SWT dan memperkuat rasa syukur.
“Allah sedang mengingatkan kita untuk bersandar kepada-Nya. Kita harus banyak bersyukur dan mencari hikmah dari setiap musibah. Jangan hanya mengingat Allah saat kondisi sedih dan susah,” ungkap Reni.
Ia juga menyinggung peristiwa tertahannya balok kayu besar oleh bangunan Pesantren Daarul Muchlisin sebagai bukti penjagaan Allah SWT di tengah bencana. Reny menegaskan bahwa kehadiran Salimah di Aceh Tamiang dilandasi oleh cinta dan kepedulian.
“Salimah hadir dengan cinta untuk berbagi kepada warga Aceh Tamiang. Walaupun bantuan ini tidak seberapa, kami berharap membawa keberkahan. Terima kasih kepada para muhsinin yang telah memberikan donasinya,” tambahnya.
Salah satu warga terdampak, Mardiyah, menyampaikan testimoni haru atas bantuan yang diterima. Ia mengungkapkan bahwa rumahnya terendam banjir dengan ketinggian air lebih dari empat meter.
“Saya sangat bersyukur Salimah datang langsung melihat kondisi kami dan membantu. Banjir kali ini jauh lebih besar dibanding banjir bandang sebelumnya yang hanya sekitar 80 sentimeter. Dampaknya benar-benar besar dan banyak korban,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, Salimah menyalurkan 100 paket bantuan berupa parcel buah dan mukena yang diperuntukkan bagi lansia korban banjir di Aceh Tamiang, sebagai bentuk perhatian terhadap kelompok rentan terdampak bencana.
Kegiatan penyerahan bantuan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadzah Sinta Santi, Ketua I Pimpinan Pusat Salimah, sebagai upaya penguatan mental dan spiritual bagi para korban bencana, sekaligus memohon keselamatan, ketabahan, dan pemulihan bagi masyarakat Aceh Tamiang.
Melalui kegiatan ini, Salimah menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan tidak hanya hadir dalam bentuk materi, tetapi juga dalam doa, kepedulian, dan kebersamaan untuk bangkit bersama pascabencana.
What do you think?
Masya Allah…. semoga kehadiran Salimah di Sumatra Utara dan Aceh menjadi penyemangat dan penguat untuk masyarakat.
Masya Alloh tabarokallah salimah terus menebar manfaat bagi Ummat