Ketua Umum Salimah: 26 Tahun Kontribusi Salimah untuk Perempuan, Anak, dan Keluarga

Jakarta (9/3/2026) – Kontribusi nyata Salimah bagi perempuan, anak, dan keluarga Indonesia diwujudkan melalui berbagai program kerja yang dijalankan oleh tiga departemen utama. Demikian diungkapkan Ketua Umum Salimah, Reni Anggrayni, pada syukuran milad Salimah ke-26 di Jakarta.

 

“Departemen Dakwah menghadirkan program Forum Silaturahmi Majelis Taklim (Forsil MT). Alhamdulillah terdapat 57.864 MT. Melalui program ini diharapkan berbagai majelis taklim yang berada di suatu kelurahan/desa, kecamatan, maupun daerah dapat saling mengenal, memperkuat ukhuwah, memperluas jaringan, serta menambah wawasan keilmuan,” terangnya.

Program lain dari Departemen Dakwah adalah Program Pembinaan Anak Yatim dan Dhuafa (P2AYD). Program ini mengajak para muhsinin untuk memberikan perhatian dan pemuliaan kepada anak yatim sebagaimana pesan Rasulullah SAW. Alhamdulillah Salimah telah memuliakan sejumlah 20.794 anak yatim.

Sebagai upaya pemuliaan yang lebih berkelanjutan, Salimah sedang mempersiapkan modul pembinaan anak yatim dan dhuafa yang disusun berdasarkan usia, jenis kelamin, serta minat dan bakat mereka. Selain pembinaan keislaman, program ini juga akan memuat materi pendidikan karakter, kepemimpinan, dan berbagai kecakapan hidup.

“Dengan demikian, terjadi transformasi dari sekadar santunan menjadi pengembangan sumber daya manusia bagi anak-anak yatim dan dhuafa, sehingga mereka dapat dipersiapkan sebagai bagian dari calon pemimpin bangsa,” ucap Reni.

Ia menambahkan bahwa Departemen Pendidikan dan Pelatihan menghadirkan program Sekolah Pra Nikah (Serasi) yang membantu para pemuda dan pemudi mempersiapkan diri memasuki pernikahan. Jumlah peserta Serasi sebanyak 6.166 orang.

“Program ini memberikan bekal untuk menjadi suami dan ayah yang bertanggung jawab, serta istri dan ibu yang berperan strategis dalam keluarga. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman tentang ketahanan ekonomi keluarga sebagai salah satu upaya untuk membantu meminimalkan angka perceraian dalam rumah tangga,” jelasnya.

Sebagai bentuk pemuliaan terhadap para lansia, Salimah juga menghadirkan Sekolah Lansia Salimah (Salsa) dengan jumlah peserta 8.776 orang. Melalui program ini diharapkan para lansia tetap produktif, sehat, dan bahagia dalam menjalani masa lanjut usia.

Departemen Ekonomi memiliki dedikasi dalam memberikan edukasi dan literasi mengenai ekonomi syariah (ekosyar) kepada pengurus, anggota, serta masyarakat umum. Dengan pemahaman tersebut diharapkan terbangun ketahanan ekonomi yang aman, sehat, dan sesuai dengan prinsip syariah.

Sebagai wadah pembelajaran bagi para pelaku UMKM untuk berkembang, memperluas jaringan, dan meningkatkan kapasitas usaha, Salimah juga menghadirkan program Salimah Preneur. Alhamdulillah sudah terdapat 2.502 UMKM yang tergabung maupun dibina oleh Salimah.

“Peserta dari berbagai program tersebut diberikan ruang diskusi dan pembinaan secara intensif yang dilaksanakan secara berkala, yaitu satu kali dalam satu atau dua pekan,” imbuh Reni.

Selanjutnya, agar pelaksanaan program dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, Salimah juga mencanangkan program One PC One PR, yaitu dalam setiap Pimpinan Cabang di tingkat kecamatan diharapkan terdapat minimal satu Pimpinan Ranting Salimah di tingkat kelurahan atau desa.

“Untuk memudahkan masyarakat mengenal aktivitas dan program Salimah di berbagai wilayah, Salimah juga aktif hadir di berbagai platform media sosial seperti Instagram, TikTok, Facebook, serta TV Salimah di kanal YouTube,” tuturnya.

Dalam ranah kemitraan dan jejaring kelembagaan, Salimah turut berpartisipasi dalam berbagai aliansi dan organisasi federasi. Selain memperkuat ukhuwah, jejaring ini juga menjadi forum komunikasi antarormas dan lembaga yang memiliki kesamaan visi dalam isu perempuan, anak, dan keluarga, serta dalam merespons berbagai kondisi sosial yang kontraproduktif.

“Program-program yang dijalankan beserta capaian yang diraih bukanlah sekadar paparan narasi, melainkan wujud nyata kontribusi sekaligus tanggung jawab Salimah dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan, anak, dan keluarga Indonesia, sebagaimana visi yang diembannya,” pungkasnya.

Momentum Milad ke-26 Salimah, menurut Reni, menjadi titik tolak untuk terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan program, sehingga manfaat dan dampaknya semakin dirasakan oleh pengurus, anggota, dan masyarakat luas.

Komentar
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

What do you think?

Related news