Ketua DPSW Jawa Timur, Rita Vivera Pane, hadir untuk membuka kegiatan secara resmi. Pertemuan strategis ini bertujuan untuk menyelaraskan program kerja Salimah agar dapat diimplementasikan sesuai kearifan lokal masing-masing daerah di Jawa Timur, serta menguatkan soliditas seluruh pengurus di semua tingkat struktur Salimah.
Ketua PW Salimah Jawa Timur, Lailus Sofatul Layyin, menekankan pentingnya membawa program yang memiliki daya ungkit di masyarakat. “Sesuai dengan tema Rakornas kali ini, Salimah harus mampu memberi dampak positif. Khususnya bagi perempuan, anak dan keluarga di Jawa Timur,” ujarnya.
Materi Rakornas antara lain Kebijakan Positioning Salimah dan Sosialisasi Program Kerja 2026 dibawakan oleh Fidiyarini Partiwi, Ketua Departemen Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pimpinan Pusat (PP) Salimah.
Perempuan yang akrab disapa Fidi tersebut menegaskan bahwa Salimah memiliki posisi yang strategis untuk menyelesaikan masalah di tengah masyarakat. Fidi menambahkan, “Salimah telah bermitra dengan berbagai pihak, mulai pemerintah, ormas, media hingga komunitas. Ini harus kita pandang sebagai peluang untuk lebih banyak berkontribusi dan meluaskan kemanfaatan.” Sesi ini makin hidup dengan diskusi kewilayahan dimana perwakilan PD menyampaikan dinamika yang dialami oleh Salimah di tingkat daerah.
Ainun Mardhiyah, anggota Departemen Pengembangan Wilayah dan SDM PP Salimah memandu kegiatan PKPS II. Paparan materi Teamwork dan Manajemen Konflik diharapkan semakin menguatkan keterampilan pengurus dalam berorganisasi dan meningkatkan perannya di Salimah.
“Setiap daerah dapat memanfaatkan potensi sosial dan budaya di daerah masing-masing untuk menentukan program unggulan. Rangkul masyarakat setempat untuk saling menguatkan dalam kebaikan,” pungkasnya. Pembacaan Rekomendasi Rakornas merangkum poin-poin penting dari kegiatan selama dua hari tersebut.
Memanfaatkan momen kehadiran perwakilan pengurus dari tingkat PD, agenda dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PW Salimah Jatim. Waktu yang cukup singkat tak menjadi penghalang untuk tetap berkoordinasi dan merumuskan program kerja yang akan dilaksanakan di PW dan PD.
Selain peningkatan kemampuan organisasi, peserta yang hadir juga diajak untuk meningkatkan kesehatan fisik dan spiritual. Sholat subuh berjamaah yang dilanjutkan dengan tausiyah mengingatkan peserta bahwa seluruh kegiatan Salimah harus diniatkan untuk ridho Allah. Olahraga pagi dengan pemandangan dari rooftop hotel semakin menyegarkan pikiran dan menguatkan fisik peserta agar siap memberikan yang terbaik bagi keluarga serta masyarakat. Rakornas dan PKPS II diharapkan dapat menjadi jalan untuk meningkatkan kontribusi Salimah bagi keluarga Indonesia.
What do you think?
Barokallohu fiikum, semoga senantiasa bermanfaat dan selalu sehat, para srikandi ungu🥰
Semoga prgrm2 Salimah semakin bermanfaat utk perempuan, anak dan keluarga Indonesia
Mantep….daging semua
Maa syaa Allah… Barokallah… Semoga dimudahkan untuk menjalankan program2 yang sudah direncanakan. Aamiin
“Keren banget temanya! Boleh spill sedikit nggak nih bocoran program terdekatnya? Sudah nggak sabar pengen ikut kolaborasi!
Semangat