Wisuda Sekolah Lansia Salimah Sukoharjo: Bukti Semangat Belajar tak Kenal Usia

Sukoharjo (18/5/2026) – Pimpinan Daerah Persaudaraan Muslimah (PD Salimah) Sukoharjo mewisuda sejumlah 17 Lansia pada Ahad (17/5). Dikemas dalam bentuk rihlah dan wisuda, kegiatan dilaksanakan di Rumah Makan Watergong, Klaten.

 

Para Lansia berama pengurus PD Salimah Sukoharjo bersama-sama menuju lokasi menggunakan Sepur Kelinci yang membuat para lansia menjadi lebih senang dan antusias.

Kegiatan diawali dengan kegiatan senam dan outbond, membangun suasana Bahagia dan ceria untuk para lansia. Selanjutnya acara formal dilanjutkan dengan prosesi Wisuda.

Wisuda diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh perwakilan Lansia yang akan diwisuda, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Salimah. Kemudian Weni Kurniawati selaku wakil ketua PD Salimah Sukoharjo membacakan Surat Keputusan Kelulusan dan acara inti berlanjut pada prosesi wisuda.

Pada kegiatan proesi wisuda, Titik Haryanti selaku ketua PD Salimah membacakan teks pelantikan wisuda dan memberikan medali dan sertifikat sebagai tanda kelulusan para Lansia dalam kelas Sekolah Lansia Salimah (Salsa).

Seluruh peserta kemudian menyanyikan Mars Lansia, dilanjutkan dengan penyampaian laporan oleh ketua panitia Septiani Mingki. Lalu disampaiakan pula pidato wisudawati oleh peneima penghargaan Lansia teraktif, Suparmi.

“Kami sangat berterimakasih kepada Salimah yang sudah mengadakan kelas Salsa untuk kami para Lansia. Kelas ini sangat bermanfaat dan harapannya kedepan kelas bia terus berlanjut dan berjalan,” ujar Suparmi dengan begitu bersemangat.

Dalam sambutannya, Titik Haryanti memberikan apresiasi kepada para Lansia yang selama ini begitu besemangat dalam kelas-kelas Salsa dalam hal ini kelompok Salsa Ngudi Waras Gayamsari ini adalah kelompok wisuda Angkatan yang pertama.

“Ibu-ibu yang hebat dan menginspirasi, wisuda hari ini bukan sekadar menerima sertifikat atau kalung wisuda. Hari ini adalah bukti bahwa ibu-ibu telah menepis anggapan bahwa belajar hanya milik usia muda. Ibu-ibu telah membuktikan bahwa semangat menuntut ilmu tetap bisa menyala meskipun usia terus bertambah,” ujarnya.

Senada dengan itu, Shodiqul Amin selaku penasihat Posyandu Ngudi Waras Gayamsari juga menyampaikan bahwa Salimah sedang bersyi’ar melalui Salsa. Dan memberikan fasilitas untuk para Lansia agar terus belajar seperti Selogannya “Salimah bersama Lansia agar Lansia Sehat, Bahagia dan Mandiri”.

Acara ditutup dengan kegiatan apresiasi dengan nominai Lansia paling senior dan apresiasi kegiatan outbond yang diikuti peserta sebelumnya. Dan diakhiri dengan kegitan ramah tamah dan makan siang bersama.

Melalui program Salsa, Salimah Sukoharjo melakukan kegiatan pembinaan secara rutin kepada Muslimah Lansia di Posyandu Lansia Gayamsari, Kelurahan Gayam, Sukoharjo. Kelas Salsa (Sekolah Lansia Salimah) ini merupakan kelas Salsa yang pertama dibina dan merupakan yang pertama kaki dilakukan kegiatan Wisuda olah Salimah Sukoharjo.

Komentar
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

What do you think?

Related news