Rakorwil dipimpin oleh Ketua PW Salimah Riau, Nita Cahyaning, diikuti oleh seluruh pengurus PW, pengurus dari 12 PD kabupaten/kota se-Provinsi Riau dan beberapa perwakilan DPSD. Hadir pula Ketua Dewan Pengawas Wilayah (DPSW) Salimah Riau, Nurlasera beserta jajaran yaitu Arnita Sari dan Kasmidar Kanin, yang memberikan penguatan kepada seluruh peserta.
Dalam sambutannya, Nita Cahyaning menegaskan bahwa Rakorwil merupakan forum strategis dalam memperkuat sinergi antar pengurus sehingga setiap program yang dijalankan harus mampu memberikan manfaat yang lebih luas dan berdampak kepada masyarakat.
“Sebagai pengurus Salimah harus terus bergerak, bersinergi antara pengurus wilayah dan daerah, adaptif terhadap perubahan serta profesional dalam bekerja. Kita juga harus mampu menghadirkan program yang berdampak positif untuk kemajuan organisasi yang dapat diwujudkan bersama oleh seluruh pengurus,” ujarnya.
Penguatan organisasi juga disampaikan oleh Ketua DPSW Salimah Riau, Nurlasera, tentang banyaknya terjadi perubahan karakter masyarakat khususnya generasi milenial saat ini.
Menurutnya, Salimah harus hadir dengan pendekatan yang relevan dan menjadikan ini sebagai peluang untuk memperluas dakwah dengan melakukan pembinaan yang lebih serius terhadap generasi muda yang saat ini berhadapan dengan kemajuan digital dan informasi. “Kita menginginkan generasi yang produktif dan bersama-sama membangun bangsa ke arah yang lebih baik,” jelas Nurlasera.
Sementara itu, Kasmidar Kanin mengangkat pentingnya rekrutmen kader dan pengurus sebagai investasi jangka panjang organisasi. Ia mengajak seluruh pengurus untuk aktif melakukan kaderisasi dengan menjaring anggota baru dari berbagai kalangan, khususnya perempuan dan generasi muda yang memiliki semangat berkontribusi.
Sedangkan Arnita Sari menekankan pentingnya penguatan struktur organisasi sebagai fondasi utama keberhasilan program kerja dan wadah (sekretariat) sebagai kelengkapan sarana dalam menjalankan roda organisasi.
Selain penguatan organisasi, peserta juga menyusun program kerja melalui analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats). Setiap Pimpinan Daerah melakukan pemetaan terhadap kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan yang dihadapi di daerah masing-masing sebagai dasar dalam merancang program kerja yang lebih tepat sasaran, realistis, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat.
Melalui diskusi kelompok, para peserta saling berbagi pengalaman dalam mengembangkan program organisasi. Hasil analisis SWOT tersebut diharapkan menjadi acuan bagi setiap daerah dalam menyusun strategi yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan sehingga pelaksanaan program semakin efektif dan terukur.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan capaian organisasi, pada akhir kegiatan PW Salimah Riau juga memberikan penghargaan (reward) kepada daerah yang menunjukkan kinerja terbaik pada masing-masing departemen. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan capaian program, inovasi, administrasi, serta kontribusi dalam mendukung kemajuan organisasi.