Bersama Korban Banjir, Salimah Aceh Tenggara Rayakan Hari Ibu

Kutacane (29/12/225) – Kamis (27/11) merupakan hari yang sangat menyedihkan bagi masyarakat Aceh Tenggara. Pada hari tersebut terjadi banjir bandang yang meluluhlantakkan rumah-rumah warga, jembatan, jalan raya, fasilitas kesehatan, sekolah dan pesantren, rumah ibadah, serta tempat wisata. Kecamatan Ketambe tak luput terkena bencana.

 

Adapun desa yang terdampak dan kehilangan tempat tinggal tersebar di beberapa desa. Di antaranya desa Lawe Aunan, Ketambe, Lauser, Laklak, Jati Sara, Bener Mepapah, Gunung Malas, dan Buntul Kendawi.

 

Untuk meringankan kesedihan, Pimpinan Daerah Salimah Aceh Tenggara (PD Salimah Agara) memperingati Hari Ibu dengan memberikan hadiah berupa alat dapur, tabung gas LPG ukuran 3 kg beserta isi yang disponsori oleh Markaz Alquran Indonesia, dan baju lebaran yang disponsori oleh produk fashion NIBRAS Indonesia, serta makanan untuk anak-anak.

 

Ketua Salimah Agara, Siti Aisyah, menyampaikan jika tahun ini Salimah Agara memperingati hari ibu secara berbeda.

 

“Tahun-tahun sebelumnya kita memperingati hari ibu dalam bentuk seminar, perlombaan memasak, dll. Namun tahun ini bersama ibu-ibu dan anak-anak korban banjir. Adapun kegiatan ini adalah bentuk empati dan silaturahmi Salimah di beberapa desa di kecamatan Ketambe ini,” ucapnya.

 

“Kita tidak menginginkan musibah ini, namun Allah menakdirkan musibah ini terjadi. Di mata kita manusia, musibah ini bisa jadi hal yang tidak menyenangkan, tapi Insya Allah di mata Allah ini adalah yang terbaik. Kami tidak mengajarkan ibu- ibu disini untuk bersabar, karena kami tahu ibu ibu disini adalah ibu ibu yang kuat kesabarannya,” imbuh Siti Aisyah.

 

Ibu-ibu dan anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Anak-anak terhibur dengan adanya kegiatan trauma healing yang dilakukan oleh pengurus Departemen Diklat Salimah Agara yang diketuai oleh Anggarda Paramitha.

 

Sementara ibu-ibu mendapatkan tausyiah yang menguatkan, disampaikan oleh Marliani Selian selaku penasehat Salimah Agara.

 

“Ibu adalah kunci dalam rumah tangga. Jika ibu sehat, pikirannya sehat, hatinya bahagia, maka seisi rumah akan baik-baik saja dan tetap bahagia. Karena sejatinya ibu adalah cahaya di dalam rumah tangga yang mampu menebarkan cahaya kepada seisi rumah,” ujar Marliani.

 

Dalam kegiatan ini Salimah dibantu oleh perangkat desa setempat, donatur, relawan, dan anggota Salimah.

Tags:
Komentar

What do you think?

3 Comments:
December 30, 2025

semoga Salimah Agara selalu memberikan kontribusi bagi masyarakat

December 29, 2025

Semoga Pd Salimah agara smakin banyak lagi tebarvmanfaat buat ummat khususnya aceh tenggaara

December 29, 2025

Alhamdulillah.. Barokallah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

What do you think?
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related news