Dalam pemaparannya, dr. Yusuf menjelaskan bahwa puasa memberi waktu istirahat bagi sistem pencernaan dan membantu proses detoksifikasi alami. Puasa juga berperan dalam memperbaiki metabolisme tubuh serta mendukung keseimbangan fungsi organ.
“Puasa membantu mengontrol gula darah, kolesterol, dan memberi kesempatan tubuh melakukan perbaikan sel secara alami,” ungkapnya.
Ia menambahkan, manfaat tersebut akan optimal jika pola makan saat sahur dan berbuka tetap seimbang. Konsumsi cairan yang cukup serta tidak berlebihan saat berbuka menjadi kunci menjaga daya tahan tubuh. Edukasi ini disambut antusias oleh jamaah yang mengikuti hingga sesi akhir.
Ketua PD. Salimah Kabupaten Sintang, Widarti, menyampaikan terima kasih atas kehadiran para jamaah. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama PD. Salimah Kabupaten Sintang, IKADI Kabupaten Sintang, dan Yayasan Bina Sejahtera Sintang (YBSS).
“Semoga kegiatan ini menambah ilmu dan menjadi bekal menyambut Ramadan dengan lebih sehat dan siap,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa ini merupakan kali kedua kuliah duha digelar setelah sebelumnya dilaksanakan tarhib Ramadan. Sinergi antarorganisasi diharapkan terus berlanjut dalam program pembinaan umat. Antusiasme jamaah menjadi semangat tersendiri bagi panitia.
Salah seorang jamaah, Ipah dari Baning Kota, mengaku senang mengikuti kajian tersebut. “Dengan penjelasan tentang kesehatan, saya jadi tahu bagaimana puasa bisa membuat tubuh lebih sehat dan apa saja yang harus diperhatikan.” Kegiatan berlangsung khidmat dan interaktif.
Kuliah duha ini menjadi ruang edukasi yang memadukan nilai spiritual dan kesehatan. Jamaah tidak hanya mendapatkan penguatan iman, tetapi juga pemahaman medis tentang manfaat puasa. Harapannya, puasa dijalani dengan kesadaran, keseimbangan, dan tanggung jawab menjaga kesehatan. [Humas PD.Salimah Sintang]