Mengusung tema “Soliditas Struktur Lahirkan Program Berdampak”, Rakorwil menjadi momentum strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat struktur organisasi, dan merumuskan langkah-langkah nyata guna meningkatkan kontribusi Salimah dalam bidang dakwah, pendidikan, keluarga, sosial, dan ekonomi.
Dalam sambutannya, Ketua PW Salimah Jawa Barat, Ruli Kurnia Dwicahyani, menegaskan pentingnya penguatan organisasi sebagai fondasi keberhasilan program.
“Tema Soliditas Struktur Lahirkan Program Berdampak bukan sekadar slogan. Program yang kuat hanya akan lahir dari struktur yang solid, pengurus yang memahami perannya, dan kader yang memiliki komitmen untuk melayani umat,” ujarnya.
Ruli juga mengingatkan pentingnya sinergi antardaerah dalam menghadapi tantangan dakwah dan pemberdayaan masyarakat.
“Saya berharap seluruh pengurus Zona 4 mampu menjadi motor penggerak kebaikan di daerah masing-masing. Mari kita perkuat sinergi, tingkatkan kapasitas, dan pastikan setiap program Salimah benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.”
Terkait pelaksanaan PKPS 2, ia menyebut, PKPS 2 merupakan ikhtiar untuk menyiapkan kader-kader yang tangguh, memiliki visi dakwah yang jelas, serta siap menjadi pemimpin yang mampu menggerakkan perubahan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPSD Kota Depok, Ustadzah Yoyoh Rukiah, mengapresiasi terselenggaranya Rakorwil dan menekankan pentingnya ukhuwah dalam menjalankan amanah organisasi.
“Amanah dakwah tidak dapat dijalankan sendiri. Dibutuhkan kebersamaan, saling menguatkan, dan kesediaan untuk terus belajar. Rakorwil ini menjadi wadah yang sangat baik untuk mempererat ukhuwah sekaligus menyatukan langkah perjuangan,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kekuatan organisasi bertumpu pada kualitas hubungan antar pengurus.
“Ketika hati-hati para pengurus terikat karena Allah, maka perbedaan daerah tidak menjadi penghalang. Justru menjadi kekuatan untuk saling melengkapi dan menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas.”
Dukungan terhadap penguatan dakwah dan pemberdayaan umat juga disampaikan oleh Ustadz Abdul Aziz Muhtadi dari Lembaga Wakaf Sukses Kota Depok. “Organisasi yang kuat dapat mengevaluasi dirinya. Ada di posisi manakah Organisasi kita berada”
Ia mengajak seluruh peserta untuk membangun kolaborasi yang lebih luas demi kemaslahatan umat.
Salah satu agenda penting Rakorwil adalah pemaparan hasil analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dari masing-masing daerah yang disampaikan langsung oleh Ketua PD Salimah Kota Depok, Kota Bogor, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi.
Dari hasil diskusi terungkap bahwa seluruh daerah memiliki kekuatan berupa soliditas pengurus, jaringan kader yang cukup luas, keberagaman program pelayanan masyarakat, serta dukungan masyarakat terhadap aktivitas dakwah dan pemberdayaan keluarga.
Di sisi lain, terdapat beberapa kelemahan yang menjadi perhatian bersama, di antaranya regenerasi kader yang perlu terus diperkuat, optimalisasi tata kelola organisasi, peningkatan kapasitas pengurus, serta penguatan sistem dokumentasi dan publikasi program.
Pada aspek peluang, keempat daerah melihat semakin besarnya kebutuhan masyarakat terhadap program penguatan keluarga, pendidikan anak dan remaja, pemberdayaan ekonomi perempuan, literasi digital, serta kolaborasi dengan berbagai lembaga pemerintah maupun nonpemerintah.
Adapun tantangan yang dihadapi antara lain perubahan sosial yang sangat cepat, pengaruh media digital terhadap ketahanan keluarga, meningkatnya berbagai persoalan sosial masyarakat, serta tingginya kebutuhan akan kader-kader yang siap terjun langsung memberikan solusi di tengah masyarakat. Termasuk menyinggung masalah pengendalian Sampah di Kota dan Kabupaten Bekasi.
Hasil analisis tersebut menjadi bahan penting dalam memahami kebutuhan program setiap wilayah Zona 4 Tahun 2026–2027 sekaligus tetap sejalan dengan arah kebijakan organisasi.
Rangkaian kegiatan Rakorwil juga diisi dengan PKPS 2 yang diikuti oleh seluruh peserta. Berbagai materi strategis disampaikan, antara lain Kebijakan Positioning Salimah, Tata Kelola LKS, AD/ART, GBHO dan Manajemen Konflik Organisasi.
Selain penguatan kapasitas organisasi, para peserta juga mengikuti agenda qiyamullail, kuliah subuh, olahraga bersama, diskusi kelompok, hingga sosialisasi rekomendasi Rakorwil.
Meskipun berlangsung dengan jadwal yang padat selama dua hari, seluruh peserta menunjukkan semangat yang tinggi dan antusiasme yang luar biasa.
Rakorwil Salimah Jawa Barat Zona 4 tidak hanya menyimak rekomendasi program, tetapi juga memperkuat hubungan antarpengurus lintas daerah yang selama ini menjadi modal utama dalam menjalankan misi organisasi.
Diharapkan hasil Rakorwil Salimah Jawa Barat Tahun 2026 menjadi pijakan yang kokoh dalam melahirkan program-program yang semakin berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi perempuan, keluarga, anak, serta masyarakat luas. [NHs]
What do you think?
Maa syaa Allah
Semoga kita semua dimudahkan Allah dalam mewujudkan visi misi organisasi