Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 08.30 dengan rangkaian materi teori dan praktik langsung. Bertempat di masjid Darul Huda Sirnabaya Kabupaten Purbalingga, acara berlangsung dengan suasana yang kondusif dan penuh antusiasme dari para peserta.
Ketua Ranting Aisyiyah Larangan menyampaikan agar peserta mengikuti, menyimak, dan melaksanakan materi yang disampaikan. Sebab, kegiatan ini baru pertama kali diadakan di Desa Larangan.
Ketua PD Salimah Purbalingga, Sunarsih, yang juga salah satu tim daurah janaiz menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Salimah dalam memberikan pelayanan dan edukasi kepada masyarakat.
“Kami berharap peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga percaya diri untuk terjun langsung membantu ketika dibutuhkan. Kami juga berharap melalui daurah ini semakin banyak muslimah yang siap dan mampu membantu proses pengurusan jenazah di lingkungannya,” ucapnya.
Materi disampaikan oleh tim secara bergantian mulai dari manajemen sakit, adab muslim terhadap pemulasaran mayit, sampai praktik cara memandikan, mengkafani, serta mensholati jenazah.
Sebagai tindak lanjut akan dibentuk tim jenazah yang siap sedia membantu warga sekitar, sebagai bukti nyata kontribusi sosial dan semangat tolong-menolong sesama muslim.
What do you think?
This Daurah Janaiz event is such a thoughtful way to provide spiritual education about a topic that is often overlooked. The importance of understanding Islamic funeral rites is so essential for strengthening the community’s faith.