Tingkatkan Kompetensi Digital Pengurus, Salimah Kotim Gelar Pelatihan Edit Video

Sampit (1/9/2026) — Perkembangan teknologi digital menuntut organisasi untuk terus beradaptasi, termasuk dalam mengelola komunikasi dan publikasi kegiatan. Menjawab kebutuhan tersebut, Departemen Humas PD Salimah Kotim menggelar Pelatihan Edit Video bagi pengurus sebagai upaya meningkatkan kualitas dan keterampilan di bidang kehumasan.

 

Kegiatan yang mengangkat topik “Dari Rekam Sampai Jadi: Belajar Membuat Video Menarik dari HP dan CapCut” tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sampit, pada Ahad (30/8/2026). Pelatihan menghadirkan Mirza Andini Saputri, salah satu pengurus Humas PD Salimah Kotim yang juga berprofesi sebagai editor di KreaLoca Creative.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua PD Salimah Kotim, Syahrida. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi digital pengurus.

“Kegiatan ini bukan sekadar belajar mengedit video, tetapi merupakan bagian dari ikhtiar kita untuk meningkatkan kualitas pengurus Salimah agar semakin adaptif terhadap perkembangan zaman. Kita ingin setiap pengurus mampu mengubah setiap kegiatan menjadi cerita kebaikan yang dapat disampaikan kepada masyarakat melalui media digital,” ungkap Syahrida.

Menurutnya, keterampilan mengelola konten digital dapat mendukung penguatan publikasi, dakwah, edukasi, serta citra organisasi. Dengan kemampuan tersebut, informasi mengenai berbagai kegiatan Salimah diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Pelatihan berlangsung pukul 08.00 hingga 11.30 WIB dan diikuti pengurus dari berbagai departemen di tingkat Pimpinan Daerah (PD), serta Pimpinan Cabang (PC) Baamang dan Ketapang. Kegiatan juga dihadiri anggota Dewan Pengawas Salimah Daerah (DPSD) Kotim dan mitra Salimah dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Darwan Ali Sampit.

Pada sesi materi, Mirza menjelaskan sejumlah dasar penting dalam menghasilkan video yang menarik menggunakan handphone (HP). Salah satu hal yang ditekankan adalah pentingnya membangun kemampuan “melihat” sebelum mulai merekam.

Peserta diperkenalkan pada berbagai hal sederhana yang kerap diabaikan saat mengambil video, seperti membersihkan lensa kamera, menjaga kestabilan perangkat, memperhatikan arah cahaya, serta menggunakan fitur zoom digital secara tepat.

Tidak hanya mendapatkan materi, peserta juga diajak melakukan praktik secara langsung. Mereka merekam suasana kegiatan pelatihan menggunakan HP, memilih dan menyusun footage, kemudian mengolahnya melalui aplikasi CapCut hingga menghasilkan karya video masing-masing.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan hangat. Beragam ekspresi peserta saat melakukan praktik pengambilan video turut mewarnai kegiatan. Di balik suasana yang penuh canda, peserta tetap serius mengikuti setiap tahapan praktik dan berusaha menghasilkan video yang dapat digunakan sebagai bahan publikasi.

Melalui kegiatan tersebut, Departemen Humas PD Salimah Kotim berharap keterampilan digital pengurus dari berbagai departemen dapat terus berkembang. Kemampuan membuat video dinilai menjadi salah satu keterampilan penting dalam mendukung publikasi kegiatan organisasi di tengah pesatnya perkembangan media sosial.

Pengurus juga didorong untuk tidak harus menunggu menjadi kameramen atau editor profesional untuk mulai berkarya. Kemauan untuk terus belajar dan meningkatkan keterampilan menjadi langkah penting agar setiap kegiatan Salimah dapat terliput dan dikemas menjadi informasi yang menarik, edukatif, serta bermanfaat bagi masyarakat.

Tags:
Komentar
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

What do you think?

Related news