Wisuda Tahfizh diawali dengan kegiatan karantina tahfizh selama sepekan. Dalam masa karantina tersebut, para santriwati mendapatkan kesempatan untuk lebih fokus dalam mengulang, menyetorkan, dan menambah hafalan Al-Qur’an.
Sebanyak 12 santriwati telah menyetorkan hafalan dan berhasil menambah hafalan baru selama program berlangsung. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari proses pembinaan tahfizh yang dilakukan secara berkelanjutan di Asrama Tahfizh Aisyah Al Amin.
Dalam rangkaian kegiatan, diberikan apresiasi kepada santriwati dengan capaian hafalan terbaik, di antaranya dua santriwati dengan jumlah hafalan terbanyak serta apresiasi lainnya sebagai bentuk motivasi agar para santriwati terus istiqamah dalam menghafal dan murajaah Al-Qur’an.
Asrama Tahfizh Aisyah Al Amin merupakan asrama tahfizh khusus mahasiswi yang menjadi binaan Pimpinan Wilayah (PW) Salimah Kalimantan Selatan, bekerja sama dengan Lembaga Manajemen Infak (LMI) Kalimantan Selatan dan berada di bawah pembinaan Departemen Dakwah PW Salimah Kalimantan Selatan.
Kegiatan wisuda dihadiri oleh Ketua PW Salimah Kalimantan Selatan Rimalia, Ketua DPSW Kalimantan Selatan Dahliani, DPSW Kalimantan Selatan Melly Meliawati, Staf LMI Kalsel Fadzilah Retna Wardani, Staf LMI Kalsel Muhammad Ridha Anshari, serta Ketua Departemen Dakwah PW Salimah Kalsel Nur Azizah.
Selain wisuda tahfizh, kegiatan ini juga menjadi momentum pelepasan bagi empat santriwati yang telah menyelesaikan masa boarding atau masa tinggal di Asrama Tahfizh Aisyah Al Amin.
Keberadaan Asrama Tahfizh Aisyah Al Amin diharapkan tidak hanya menjadi tempat tinggal bagi para mahasiswi, tetapi juga menjadi ruang tumbuh untuk membangun generasi perempuan yang dekat dengan Al-Qur’an, berakhlak mulia, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan.
Wisuda ini menjadi bukti bahwa perjalanan menghafal Al-Qur’an bukan sekadar tentang banyaknya ayat yang dihafalkan, tetapi juga tentang proses membangun kesungguhan, kedisiplinan, kesabaran, dan kecintaan terhadap kalam Allah.
Diharapkan para santriwati senantiasa diberikan keistiqamahan dalam menjaga hafalan, mengamalkan Al-Qur’an, serta menjadi pribadi yang membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, dan umat.