Wujudkan Soliditas Struktur, Rakerda Salimah Payakumbuh Lahirkan Program Berdampak bagi Perempuan dan Keluarga

Payakumbuh (3/7/2026) – Sebanyak 17 pengurus Salimah Kota Payakumbuh mengikuti Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tahun 2026 yang digelar pada Sabtu (27/6) di Payakumbuh. Mengusung tema “Soliditas Struktur Lahirkan Program Berdampak”, forum ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan visi dan menyusun program kerja satu tahun ke depan guna memperkuat peran Salimah dalam pemberdayaan perempuan, anak, dan keluarga di Kota Payakumbuh.

 

Rakerda diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an sebagai permohonan berkah dan petunjuk. Seluruh peserta kemudian dengan khidmat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Salimah sebagai bentuk peneguhan semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap organisasi. Acara pembukaan ditutup dengan doa bersama, memohon kelancaran dan kemudahan dalam setiap musyawarah yang akan berlangsung.

Memasuki sesi arahan, Ketua DPSD, Desfiwati, menyampaikan motivasi dan penguatan kepada seluruh pengurus. Mengutip QS Al-Hasyr ayat 18, ia mengingatkan agar setiap kader senantiasa bertakwa kepada Allah dan melakukan introspeksi mendalam atas setiap langkah pengabdian yang telah dan akan dijalankan.

“Rapat kerja ini bukan sekadar agenda administratif tahunan, melainkan momen evaluasi diri dan penguatan niat. Mari kita jadikan setiap keputusan yang lahir di sini sebagai bekal amal jariyah untuk kemaslahatan umat, karena Allah Mahateliti terhadap apa pun yang kita perbuat,” ujarnya.

Setelah arahan pembina, agenda utama pun bergulir dengan sosialisasi Garis-Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO) yang disampaikan oleh Ketua PD Salimah Kota Payakumbuh, Aslina Roza. Ia menegaskan bahwa tema nasional “Soliditas Struktur Lahirkan Program Berdampak” harus menjadi roh yang menghidupi setiap keputusan. Sinergi dan kekompakan struktur kepengurusan adalah prasyarat mutlak agar program yang dihasilkan tidak sekadar tercatat di atas kertas, melainkan benar-benar berdampak nyata bagi pembinaan akhlak dan penguatan ekonomi keluarga di Payakumbuh. Ia juga menekankan komitmen organisasi untuk terus meningkatkan kualitas anggota melalui pembinaan rutin, kepedulian sosial, dan penguatan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.

Memasuki inti rapat, giliran setiap departemen memaparkan rencana strategis dengan semangat kolaborasi dan saling menguatkan. Departemen Bangda dan Sumber Daya Manusia menaruh perhatian besar pada penguatan kapasitas internal dengan merencanakan Pelatihan Kepemimpinan Pengurus Salimah (PKPS) 2 yang akan dilaksanakan secara daring. Langkah ini diharapkan mampu membekali kader dengan kecakapan manajerial dan ketangguhan organisasi di tengah tantangan zaman.

Sementara itu, Departemen Ekonomi memfokuskan diri pada optimalisasi Koperasi Wanita Salimah (Kopwan), yang tidak hanya berfungsi sebagai wadah simpan-pinjam, tetapi juga sebagai pusat pemenuhan kebutuhan bulanan anggota sekaligus garda pemasaran produk Frozen Food Salimah yang terus dikembangkan guna mendorong kemandirian finansial keluarga.

Departemen Pendidikan dan Pelatihan turut memaparkan program andalan, yakni Sekolah Ibu Salimah yang dipadukan dengan Pelatihan Konseling Dasar Keluarga. Program ini dirancang sebagai bekal fundamental bagi para ibu agar mampu menciptakan ekosistem rumah tangga yang sehat secara psikologis, edukatif, dan penuh keteladanan bagi anak-anak.

Di sisi lain, Departemen Dakwah mengusung sejumlah agenda besar yang terstruktur, mulai dari penyelenggaraan Baitul Qur’an Salimah (BQS) yang direncanakan bergulir pada Agustus mendatang, hingga pengaktifan rutinitas Al Kahfi Time setiap malam Jumat secara daring—yang sekaligus dimanfaatkan sebagai ruang koordinasi lintas departemen.

Kolaborasi dengan Yakesma Kota Payakumbuh pun terus dijalin melalui program anak Yatim dan Dhuafa, serta dukungan penuh terhadap Rumah Bunda Mulia dalam pemenuhan alat tulis dan keperluan sekolah bagi anak-anak janda veteran di Kota Payakumbuh.

Di tengah deretan program strategis tersebut, peran Departemen Humas turut mendapat perhatian tersendiri. Meskipun berstatus sebagai departemen non-program, humas mengemban fungsi vital sebagai support system yang memastikan seluruh kegiatan Pimpinan Daerah Salimah Payakumbuh berjalan optimal dari sisi publikasi, dokumentasi, dan kemasan acara. Tugas penguatan tokoh pun menjadi bagian dari kerja humas, guna menjalin kemitraan strategis dan memperluas jaringan komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan di kota Payakumbuh.

Selain itu, humas secara konsisten menghadirkan konten-konten penyejuk jiwa melalui rubrik “Jumat Hikmah” serta berbagai event tematik yang dikemas kreatif, sehingga pesan-pesan dakwah dan pemberdayaan yang selaras dengan visi misi Salimah dapat tersebar luas dan mudah dijangkau oleh masyarakat.

Dengan seluruh program yang telah dirumuskan secara kolektif tersebut, Rakerda ditutup dengan komitmen kuat dari seluruh pengurus untuk menjalankan setiap keputusan dengan penuh tanggung jawab, sinergi, dan keteladanan. Semangat soliditas struktur yang digaungkan sejak awal diharapkan mampu melahirkan program-program yang berdampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup perempuan, anak, dan keluarga, sekaligus memperkokoh posisi Salimah sebagai ormas perempuan pelopor di Kota Payakumbuh.

Komentar

What do you think?

1 Comment
July 3, 2026

Masyaallah.. semoga apa yg sudah kita rencanakan terlaksana dengan maksimal, Salimah PD Payakumbuh insyaallah memberikan manfaat bagi perempuan dan anak kota Payakumbuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

What do you think?
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related news