Rombongan pengurus PW Salimah DKI Jakarta yang terdiri dari praktisi pendidikan, psikolog, serta aktivis keluarga, disambut hangat jajaran pejabat dan perwakilan dari DPPAPP Provinsi DKI Jakarta.
Hasil pertemuan tersebut, kedua belah pihak berkomitmen untuk menjalin sinergi dan kolaborasi nyata demi mewujudkan masyarakat Jakarta yang lebih berdaya dan berketahanan. Kolaborasi ini didasari oleh adanya titik temu strategis antara mandat besar dokumen Rencana Strategis (Renstra) DPPAPP 2023-2026 dengan program kerja Salimah DKI Jakarta.
“DPPAPP membutuhkan partisipasi aktif masyarakat untuk mewujudkan keluarga berketahanan, sementara Salimah memiliki struktur solid yang mengakar hingga tingkat cabang dan ranting di seluruh penjuru ibukota yang siap menjadi eksekutor program,” kata Ketua PW Salimah Jakarta, dr. Yulia Andani.
Sinergi dan kolaborasi yang akan dijalankan mencakup tiga urusan besar mandat DPPAPP, yang diturunkan ke dalam beberapa program kegiatan konkret.
Kepala Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan dan Anak, Evi Lisa menyampaikan, terkait optimalisasi jaringan Majelis Ta’lim, anggota dan ibu-ibu Majelis Ta’lim binaan Salimah bisa diberikan edukasi komprehensif terkait akses-akses pelayanan yang ada di DPPAPP.
“Selanjutnya, mereka akan bertindak sebagai perpanjangan tangan untuk menyebarkan informasi pelayanan tersebut kepada tetangga dan masyarakat luas di lingkungan sekitar,” ujar Evi.
Lebih lanjut Evi menjelaskan mengenai perlindungan anak. Dengan adanya aktivasi Ruang Ramah Anak (RPTRA), Salimah diminta siap membantu menghidupkan fungsi RPTRA di bawah naungan DPPAPP melalui suplai modul edukasi pola asuh, kegiatan PAUD TK, serta program anak lainnya.
Kepala Bidang Pengendalian Penduduk & Ketahanan Keluarga, Leny Yunengsih, memaparkan program Kolaborasi Sekolah Lansia.
“Kita nanti bisa mengintegrasikan program SALSA (Sekolah Lansia Salimah) untuk memaksimalkan pemberdayaan dan menjaga kualitas hidup warga senior di wilayah Jakarta,” ungkap Leny setelah melihat profil Salimah.
Kemudian Leny lanjut bicara tentang pembekalan pra-nikah. Kolaborasi dalam menyelenggarakan program edukasi dan pembekalan bagi calon pengantin demi membangun fondasi keluarga yang kokoh sebelum memasuki gerbang pernikahan.
Melalui visi 2025-2030, PW Salimah DKI Jakarta berharap modul-modul pemberdayaan akar rumput yang dimiliki dapat berfungsi sebagai _plug-ins_ yang siap diintegrasikan langsung secara semi-permanen dengan program-program kerja Pemda DKI Jakarta demi menghadirkan dampak nyata. [Asri VA]